Page 143 - EBOOK PAI E ANGKATAN 2018 2019
P. 143
c. Menjadi pribadi yang mudah di terima dalam pergaulan, karena perilaku
sopan santunnya membuat seseorang disukai banyak orang, sehingga
akan memiliki banyak teman.
d. Menabung amal kebaikan, sebab dengan membiasakan bertingkah laku
baik kepada banyak orang, sesungguhnya perilaku baik itu akan kembali
kepada kita sendiri.
e. Termasuk orang yang akan terhindar dari bahaya (gangguan orang lain),
sebab dalam pergaulan, orang yang mempunyai tata krama tentu tidak
menantang atau pun menghina orang lain.
C. Rasa Malu
1. Makna rasa malu
Tahukah kalian, apa yang dimaksud dengan malu? Bagaimana menjaga
rasa malu itu dalam ajaran Islam? Malu adalah menahan diri dari melakukan
perbuatan yang tidak baik, dari perbuatan kotor, dari perbuatan tercela, dan dari
perbuatan yang hina. Malu merupakan sifat terpuji yang merupakan benteng
dari perbuatan-perbuatan buruk. Rasulullah Saw bersabda sebagai berikut:
Artinya :
“Malu itu bagian dari iman dan iman ada di surga, sedangkan perkataan keji itu
dari perangai yang kasar, dan perangai yang kasar itu ada di neraka”. (H.R.
Ahmad diriwayatkan dari Abu Hurairah).
Dapat diambil kesimpulan mengenai hadis di atas bahwasanya hanya
orang-orang yang beriman kuat saja yang dapat memiliki rasa malu yang tinggi.
Oleh karena itu, kita sebagai umat muslim wajib memiliki iman sekuat baja.
130

