Page 146 - EBOOK PAI E ANGKATAN 2018 2019
P. 146

D. Rangkuman


                             Tata  krama  merupakan  adat,  etika,  atau  kebiasaan  yang  dilakukan  oleh
                        seseorang  dalam  pergaulan.  Tata  krama  diterapkan  dalam  hal  apa  pun  seperti  tata

                        krama  dalam  berpakaian,  dalam  perjalanan,  saat  bertamu  dan  menerima  tamu,  dan

                        juga  tata  krama  dalam  pergaulan,  di  mana  saja,  kapan  saja,  dan  oleh  siapa  saja.
                        Manfaat  perilaku  tata  krama  antara  lain  dapat  menjadikan  pribadi  yang  disegani,

                        memudahkan  hubungan  bersama  banyak  orang,  memberi  kepercayaan  untuk  diri

                        sendiri  dalam  setiap  suasana,  serta  menjaga  situasi  yang  kondusif  dalam  berbagai
                        lingkungan. Sopan santun  sangat  dibutuhkan untuk  membiasakan dalam kehidupan

                        sehari-hari dikerjakan oleh siapa saja, dan kepada siapa saja, dalam hal apapun yang
                        dapat  dimulai  dari  hal-hal  yang  sederhana.  Sopan  adalah  beradab,  tertib,  khidmat,

                        takzim, dan berakhlak.
                             Santun  yaitu  lemah  lembut  dalam  bertutur  kata  serta  memiliki  bahasa  yang

                        halus dan bertingkah laku baik. Oleh karena itu, sopan santun merupakan perbuatan,

                        tingkah laku, sikap, budi pekerti yang lemah lembut serta diikuti sikap menghargai
                        orang  lain  dalam  bertingkah  laku.  Manfaat  bagi  orang  yang  memiliki  sifat  santun

                        antara lain: akan dicintai Allah Swt, dan Rasul-Nya, sebagai umat yang mencontoh
                        perilaku  Rasulullah  Saw,  menjadi  pribadi  yang  mudah  diterima  dalam  pergaulan,

                        sebagai  tabungan  amal  kebaikan,  dan  termasuk  orang  yang  akan  terhindar  dari
                        bahaya.

                             Sifat  malu  sangat  penting  untuk  dimiliki  oleh  setiap  muslim.  Malu  berarti

                        menahan  diri  dari  perbuatan  tercela,  hina,  jelek,  dan  kotor.  Sebab  malu  itu  akan
                        mendatangkan  kebaikan  bagi  dirinya,  malu  juga  merupakan  manisfestasi  dari

                        keimanan seseorang, dan seseorang yang memiliki rasa malu termasuk kategori orang

                        yang memiliki kesempurnaan akhlak.






                                                               133
   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151