Page 191 - EBOOK PAI E ANGKATAN 2018 2019
P. 191

C. Materi Pembelajaran



                        A.   Pengertian dan Hukum Ibadah Haji dan Umrah
                        1.   Pengertian dan hukum haji

                                   Adik-adik  kata  haji  bersumber  dari  kata  al-Hajj  yakni  sengaja

                             melaksanakan  sesuatu  yang  mulia.  Berdasarkan  syara  haji  berarti  sengaja
                             berkunjung ke Makkah guna mengerjakan ibadah yang dimana ibadah tersebut

                             memiliki  ketentuan  dan  cara  pelaksanaannya  berdasarkan  syariat  Islam.  Nah

                             adik-adik  ada  juga  yang  memberikan  definisi  bahwa  haji  ialah  berziarah  ke
                             tempat tertentu dengan amalan-amalan tertentu dengan niat ibadah pada waktu

                             tertentu.
                                   Melaksanakan  haji  wajib  hukumnya  bagi  tiap  muslim  yang  mampu,

                             kewajiban  ini  hanya  sekali  dalam  seumur  hidup.  Apabila  melaksanakannya
                             lebih  dari  sekali,  maka  hukumnya  sunnah.  Perintah  tentang  berhaji  terdapat

                             dalam surah Ali- Imran: 97.


                                                      ْ
                                                                                      ۖ
                                         ِ ِهْيَل
                                            إ َعاَطَتْس ا ي َ ه ِتْيَبلا ُّج ِ ح  ِ ساهنلا ىَلَع ِ ه ِ لِلّو  اًنِهآ َىاَك ُهَلَخَد  ْ ي َ هو  نيِها َ رْبإ  ُ ماَق َ ه ٌتاَن ِّيَب ٌتاَيآ ِهيِف
                                                                       ۗ
                                                                                           ِ
                                                                     َ
                                                 ِ
                                                                                     َ َ
                                                                                ْ
                                                                                                     ۚ
                                                                            َييِوَلا َ علا يَع يِنَغ َ ه لِلّا هىإَف  َ رَفَك  ْ ي َ هو   ً لًي ِ بس   َ
                                                                                            ِ
                                                                                                    َ
                                                                                     ٌّ
                                                                                  ِ

                             Terjemahnya:
                             “Disana terdapat tanda-tanda yang jelas, (diantaranya) maqam Ibrahim. Barang
                             siapa  memasuki  (Baitullah)  amanlah  dia.  Dan  (di  antara)  kewajiban  manusia
                             terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-
                             orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barang siapa mengingkari
                             (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan
                             sesuatu) dari seluruh alam”. (Q.S. Ali-Imran/3:97).

                                   Ayat diatas menjelaskan perintah mengerjakan haji bagi tiap muslim yang
                             mampu  ialah  wajib.  Mampu  disini  dalam  arti  menyeluruh.  Bagi  umat  Islam
                             yang  sudah  termasuk  kategori  mampu,  namun  dia  tidak  melaksanakan  haji,
                             maka ia berdosa karena meninggalkan kewajibannya.



                                                               178
   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196