Page 193 - EBOOK PAI E ANGKATAN 2018 2019
P. 193
hanya memahami cara beragama secara harfiah atau kontekstual, maka kita
akan mudah menilai suatu perbuatan itu menyimpang.
B. Syarat Sah dan Syarat Wajib Haji dan Umrah
1. Syarat sah haji dan umrah
Ada beberapa syarat sah haji, yaitu:
a. Dilaksanakan di waktu tertentu seperti bulan Syawal, dzulqa’dah dan 10
hari pertama bulan dzulhijjah. Sedangkan umrah bisa dilaksanakan
sepanjang tahun.
b. Dilaksanakan di tempat-tempat tertentu, yaitu di Masjidil haram, padang
Arafah, bukit safa dan Marwa, jamarat, serta muzdalifah dan mina.
c. Jamaah haji perempuan harus didampingi suami atau laki-laki yang
mempunyai garis keturunan (mahram) dan tidak sedang menjalani masa
iddah.
Sementara itu, syarat sah umrah antara lain:
a. Islam, orang kafir tidak sah umrahnya. Begitupun dengan orang yang
mewakilkan pelaksanaan umrahnya kepada orang kafir.
b. Mumayyiz, tidak sah ibadah umrah yang dilaksanakan oleh anak kecil dan
orang gila. Demikian pendapat yang dikemukakan oleh ulama’ Mazhab
Hanafi.
2. Syarat wajib haji dan umrah
Dalam pelaksanaan ibadah haji dan umrah, ada beberapa syaratnya.
Syarat wajib haji sama dengan syarat wajib umrah, diantaranya yaitu:
a. Islam
Syarat pertama adalah beragama Islam. Barang siapa tidak
beragama Islam (non muslim) maka tidak wajib haji dan umrah. Apabila
ada non muslim yang melakukan ibadah ini, maka Allah swt tidak akan
menerima ibadahnya. Karena hanya umat muslim yang dizinkan
180

