Page 30 - EBOOK PAI E ANGKATAN 2018 2019
P. 30

ٰٓ ٰ
                                                                                            َّ
                                      ن
                                                                 ُ ْ
                                   َ َ  ْ ىًُرلا  ُ سِفََْْ َ ٰ للّا ىِا ۗ  َّ    ِ ٰ للّا ِتوْح َّ ز  ْ يِه ا ْ ىطٌَقَت  َ لَ  ْ نهِسُفًَْا ًلَع ا ْ ىُفسْسَا َيَِْرلا ٌِداَبِعَٰ ْلُق ۞
                                                        َ
                                                                         ِ
                                                                                     َ
                                                                                              َ
                                                                                             ْ
                                                                                                     ۗ
                                                                            ) ٖ٘ (  نُْ ِ ح َّ سلا  ُ ز ْ ىُفَْلا ىُه ٗهًَِّا اًعُِْوَج
                                                                                                َ
                                                                                   ُ

                             Terjemahnya :
                             Katakanlah,  “Wahai  hamba-hamba-Ku  yang  melampaui  batas  terhadap  diri
                             mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya
                             Allah  mengampuni  dosa-dosa  semuanya.  Sungguh,  Dialah  Yang  Maha
                             Pengampun, Maha Penyayang.

                             Melalui  ayat  diatas  Allah  memperingati  hamba-hamba-Nya  yang  telah
                        melampaui batas untuk tidak berputus asa dari rahmat-Nya. Perbuatan yang dimaksud
                        melampau  batas  disini  adalah  dosa-dosa  yang  dilakukan  oleh  seorang  hamba.
                        kemudian selain itu ayat ini juga menjelaskan salah satu sikap yang wajib dimiliki

                        oleh seorang mukmin yaitu sikap optimis. Dalam kehidupan ini akan selalu ada ujian
                        namun disinilah seorang mukmin menunjukkan bahwa ia mampu menghadapi segala

                        rintangan yang ada karena Allah Swt. Kemudian setiap orang tentu akan berlomba-
                        lomba untuk menggapai kesuksesan dan ketika semuanya terasa sulit untuk dicapai

                        maka  putus  asa  terkadang  menghampiri  namun  sebagai  seorang  mukmin  kita

                        sepatutnya harus senantiasa optimis dan tidak berputus asa dari dalam jalan Allah,
                        selagi  kita  berusaha  maka  akan  selalu  ada  jalan.  Kemudian  dalam  hal  dosa  tentu

                        manusia terkadang melakukan kekhilafan tidak menutup kemungkinan dosa tersebut
                        akan  terhapus  dan  digantikan  dengan  pahala  selagi  ia  meminta  ampun  dengan

                        taubatan nasuha.
                             Karena sikap putus asa mengarah pada akhlak tercela yaitu sifat kufur. Ketika

                        seseorang mulai berputus asa maka itu adalah langkah awal sebelum mengarah pada

                        kekufuran  sebaliknya  ketika  iman  dalam  diri  seorang  mukmin  kuat  maka  ia  tidak
                        akan mudah untuk hilang harapan justru ia akan selalu berpikir positif akan segala hal

                        dan terus berusaha karena selalu melihat peluang dan kesempatan di setiap kondisi

                        itulah salah satu karakteristik dari seseorang  yang memiliki iman yang kuat. Allah
                        swt. akan menciptakan kondisi-kondisi yang mampu memeudahkan keinginan setiap

                        hamba-Nya yang selalu berprasangka baik akan apa yang ia usahahakan  Sehingga




                                                                17
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35