Page 195 - EBOOK PAI E ANGKATAN2018/2019
P. 195
juga dengan pencemaran laut akan mempengaruhi kelangsungan hidup hewan dan
tumbuhan yang ada dibawah sana. Ini menunjukkan tidak adanya sikap peduli
terhadap lingkungan. Bukankah Allah telah memberikan kita kepercayaan untuk
menjaga lingkungan? Maka kita tidak boleh mengkhianati kepercayaan tersebut, kita
harus bersikap moderat agar dapat mewujudkan keadilan.
Mufsidin merupakan sebutan yang ada pada kitab suci al-Qur’an yang memiliki
arti orang yang berbuat kerusakan terhadap bumi, dan tentunya golongan inilah yang
tidak disukai Allah Swt. Taqiuddin dan Muhsin mengatakan dalam tafsirnya
bahwasanya mufsidin golongan orang yang telah menetapkan pendiriannya untuk
berbuat kejahatan dan dosa besar seperti penindas, tiran dan penyalah guna
wewenang.
Adik-adik, perlu kita pahami lebih dalam bahwasanya Allah menciptakan
sesuatu di dunia ini bukan hanya sebuah pelengkap semata akan tetapi sesuatu
tersebut diciptakan Allah hanya untuk manusia, sebagaimana yang telah Allah
jelaskan dan Q.S Al-Baqarah: 29.
ه
ُ
ىُهو ٍثاوامس عْبَس ههُها ه ىَسَف ِءامهسىا ًَىإ يىَخْسا مث اًعُِمَج ِ ض ْ زلْا ٍِف ام ْ مُنَى َقَيَخ ٌِرىا ىُه
َ َ
َ َ
َ
َ
ه
ِ
َ َ
َ
َ
ّوُ
مُِيَع ٍءٍَش ِ نب
ْ
ِ
ٌ
Terjemahnya:
“Dialah (Allah) yang menciptakan segala apa yang ada di muka bumi untukmu,
kemudian Dia menuju kelangit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh
langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
Manusia juga diciptakan menjadi khalifah yaitu sebagai pemimpin dan tidak
merusak bumi, seperti yang telah dijelaskan dalam Q.S. Al-Baqarah (2): 30.
ْ
َ
ُ ً
ْ
ُلِفْسََو اهُِف ُد ِسْفَُ ْ هم اهُِف ُوعْجَحأ اىىاَق تَفُِيَخ ِ ض ْ زلْا ٍِف وِعاَج ٍِّوإ ِتَنِئلاميِى َلُّبز َهاَق ذإو
َ َ
َ
َ
ِ َ
َ
ِ
َ َ
َ
َنىُمَيْعَح َ لَ ام مَيْعأ ٍِّوإ َهاَق َلَى ُ سِّدَقُوو َكِدْمَحب ُحّبَسُو ُهْحَوو ءامِّدىا
َ َ َ
َ ُ
ِ
ِ
َ
ِ
Terjemahnya:
181

