Page 197 - Kelas X Seni Budaya BS Sem 2 press
P. 197

dalam pementasan    teater  adalah kejelasan maksud dan tujuan panitia
                        pementasan terhadap calon yang akan diajak bermitra. Kejelasan maksud
                        dan tujuan pementasan  teater  dituangkan dalam bentuk pengajuan atau
                        permohonan kerjasama yang disebut dengan proposal pementasan yang
                        disusun pimpinan produksi berserta staf  produksi.
                            Proposal dan surat pengantar sebagai alamat tujuan bermitra, calon
                        mitra dapat memahami maksud dan tujuan pementasan sekaligus
                        mengetahui kebutuhan yang diharapkan oleh pementasan, apakah
                        bantuan publikasi, bantuan percetakan, bantuan konsumsi, bantuan
                        transportasi, bantuan dana, bantuan penjaringan penonton, bantuan
                        fasilitas gedung, bantuan peralatan, atau berupa tawaran kerjasama
                        sponsorship, kerjasama. Dengan demikian proposal yang sama dapat
                        diberdayakan untuk kepentingan kebutuhan pementasan, tetapi dengan
                        syarat isi surat pengantarnya harus dibedakan sesuai dengan kebutuhan
                        atau keperluan panitia pementasan.

                            Sebagai contoh, dalam melakukan kemitraan terutama menjalin
                        kerjasama dengan pihak sponsor, berikut ini ada beberapa hal yang dapat
                        dijadikan acuan yang disertai dengan beberapa penawaran alternatif ruang
                        iklan serta panduan di dalam menyusun acara atau booklet dan lealet.

                        e.   Menyiapkan Publikasi
                            Publikasi merupakan upaya sosialisasi atau informasi kepada
                        penonton yang dilakukan panitia non artistik mengenai pementasan teater
                        dan kapan waktu pementasan teater diselenggarakan atau dipentaskan.

                            Lain halnya dengan kegiatan publikasi teater perkotaan atau non
                        tradisional dapat dilakukan dengan berbagai teknik informasi, antara
                        lain media elektronik, seperti televisi, bioskop, radio. mass media, seperti
                        koran, majalah, jurnal, poster, pamlet  atau  layer, spanduk, baligo atau
                        banner. Berikut ini beberapa contoh media cetak:




















                                                                                                                                                     Seni Budaya   189
   192   193   194   195   196   197   198   199   200   201   202