Page 48 - E-Book Kehati Larung Tumpeng
P. 48

b.  Sebagai Sumber Ekonomi
                        Indonesia  yang  memiliki  berlimpah  keanekaragaman  hayati  di  Indonesia
                  dapat  manfaatkannya  sebagai  sumber  penghasilan  ekonomi.  Masyarakat  dapat
                  menjual  hasil  usaha  pertanian  seperti  padi  dan  jagung,  dan  hasil  perkebunan
                  seperti umbi-umbian, teh, dan palawija, serta dari hasil peternakan seperti unggas,
                  sapi, dan kambing,
                        Penduduk di sekitar Telaga Sarangan  memanfaatkan telaga untuk  berbagai
                   kegiatan ekonomi seperti perikanan, pertanian, dan pariwisata. Tradisi lokal seperti

                   larung tumpeng juga menunjukkan interaksi antara manusia dan lingkungan alam.
                   Meningkatnya  kegiatan  pariwisata  di  Telaga  Sarangan  memberikan  dampak
                   ekonomi kepada masyarakat sekitar telaga, yaitu memberikan lapangan pekerjaan
                   baru, berupa berjualan berbagai jenis makanan, seperti nasi pecel, bakso, jagung
                   bakar,  ronde, kopi, sate ayam dan sate kelinci yang menjadi menu khas disana, dan
                   sayur-sayuran hasil panen petani yang berasal dari perkebunan di sekitar Gunung
                   Lawu, oleh-oleh khas Magetan, serta jual jasa transportasi naik speed boat dan
                   naik kuda mengeililingi danau.

                  c.  Sebagai Aspek Budaya
                         Pemanfaatan  keanekaragaman  hayati,  khususnya  di  Indonesia,  berkaitan

                  dengan    adanya  keanekaragaman  suku  dan  budaya  setempat.  Indonesia  yang
                  memiliki kepercayaan, budaya serta adat dan istiadat yang berbeda-beda tiap suku-
                  sukunya,  memanfaatkan  keanekaragaman  hewan  dan  tumbuhan  yang  berbeda
                  pula untuk menjalankan kebiasaan adat istiadatnya. Berikut merupakan beberapa
                  contoh  penggunaan  hewan  dan  tumbuhan  yang  berbeda  yang  dilakukan  dalam
                  upacara keagaaman serta kepercayaan yang berbeda.
                  •   Di  daerah  Toraja,  upacara  kematian  menggunakan  berbagai  jenis  tumbuhan

                      yang dianggap mempunyai nilai magis tinggi pada saat memandikan jenazah
                      seperti limau, pisang, daun kelapa maupun rempah-rempah.
                  •   Umat  Islam  menggunakan  hewan  ternak  untuk  disembelih  pada  hari  raya
                      Qurban seperti kerbau, sapi maupun kambing.
                  •   Masyarakat Jawa melakukan budaya nyekar atau ziarah kubur dengan menabur
                      bunga  dengan  beberapa  jenis  bunga  seperti  mawar,  kantil,  melati  maupun
                      kenanga.














                                                                                                         31
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53