Page 48 - E-Modul Pembelajaran Berbasis Masalah Terintegrasi Literasi Sains pada Materi Laju Reaksi
P. 48
3.4. Pengaruh katalis terhadap Laju Reaksi
3 . 4 . P e n g a r u h k a t a l i s t e r h a d a p L a j u R e a k s i
Reaksi yang berlangsung lambat dapat dipercepat dengan memberi zat lain
tanpa menambah konsentrasi atau suhu reaksi. Zat tersebut disebut dengan
katalis. Katalis dapat mempercepat laju reaksi, tetapi tidak mengalami perubahan
kimia secara permanen sehingga pada akhir reaksi zat tersebut dapat diperoleh
kembali. Peran katalis adalah menurunkan energi aktivasi, sehingga dengan
demikian suatu reaksi akan lebih mudah melampaui energi aktivasi. Gambar
dibawah ini menunjukkan peranan katalis dalam menurunkan energi aktivasi.
Gambar 19. Diagram energi potensial reaksi tanpa katalis dan dengan katalis. Energi aktivasi
reaksi dengan katalis (EaK) lebih kecil dari reaksi tanpa katalis
Sumber: Premono dkk., 2009
Katalis memiliki beberapa sifat, di antaranya:
1. Katalis tidak bereaksi secara permanen.
2. Jumlah katalis yang diperlukan dalam reaksi sangat sedikit.
3. Katalis tidak memengaruhi hasil reaksi.
4. Katalis tidak memulai suatu reaksi, tetapi hanya memengaruhi lajunya.
5. Katalis hanya bekerja efektif pada suhu optimum, artinya di atas atau di
bawah suhu tersebut kerja katalis berkurang.
6. Suatu katalis hanya memengaruhi laju reaksi secara spesifik, artinya suatu
katalis hanya memengaruhi laju satu jenis reaksi dan tidak dapat untuk reaksi
yang lain.
7. Keaktifan katalis dapat diperbesar oleh zat lain yang disebut promotor.
8. Hasil suatu reaksi dapat bertindak sebagai katalis, sehingga zat tersebut
disebut autokatalis.
9. Katalis dalam senyawa organik disebut enzim.
10. Terdapat katalis yang dapat memperlambat suatu reaksi, sehingga katalis itu
disebut katalis negatif atau inhibitor.
37