Page 23 - Revisi Bahan Ajar Digital Terintegrasi Project Based Learning dan Etnosains (2)_Neat
P. 23
2 Perubahan Energi Kimia
Energi kimia dapat berubah menjadi energi listrik, energi gerak, dan
energi panas. Contoh perubahan energi kimia menjadi energi listrik adalah
pada baterai. Baterai tersusun atas senyawa kimia yang dapat membuat
perangkat elektronik menyala. Sedangkan aki tersusun atas senyawa kimia
dapat menjadi listrik bagi kendaraan bermotor. Contoh perubahan energi
kimia menjadi energi gerak adalah makanan yang masuk ke tubuh akan
mengalami metabolisme secara kimiawi hingga akhirnya dihasilkan energi
bagi tubuh untuk bergerak. Selain itu bahan bakar pada pesawat udara akan
merubah energi kimia pada avtur menjadi energi gerak setelah melewati
proses pada pembakaran, sehingga pesawat dapat bergerak. Sedangkan
contoh perubahan energi kimia menjadi energi panas adalah kompor gas
yang memanfaatkan LPG sebagai bahan bakarnya. LPG merupakan gas
yang tersusun atas senyawa kimia dan bisa menghasilkan api (panas) jika
dipantik.
3 Perubahan Energi Listrik
Energi listrik dapat diubah menjadi berbagai macam energi, seperti
energi gerak. Contohnya pada kipas angin yang hanya bisa berputar jika
dihubungkan dengan arus listrik. Energi listrik juga dapat diubah menjadi
energi kimia, contohnya pada proses penyepuhan emas yang menggunakan
prinsip elektrolisis. Energi listrik juga dapat diubah menjadi energi panas,
contohnya pada kompor listrik yang bisa dimanfaatkan untuk memasak
jika dihubungkan dengan arus listrik. Selanjutnya perubahan energi listrik
menjadi energi cahaya contohnya lampu bisa menyala jika dihubungkan
dengan arus listrik. Perubahan energi listrik menjadi energi kinetik
contohnya mobil-mobilan baterai akan bergerak jika tombol on dinyalakan.
Baterai merupakan salah satu sumber tegangan yang bisa menghasilkan arus
listrik. Terakhir adalah perubahan energi listrik menjadi energi bunyi
contohnya sound system yang bisa menghasilkan bunyi saat dihubungkan
dengan arus listrik.
Bahan Ajar Digital Energi Alternatif terintegrasi Model PjBL dan Etnosains 14