Page 21 - Revisi Bahan Ajar Digital Terintegrasi Project Based Learning dan Etnosains (2)_Neat
P. 21
Etnosains
Energi Matahari dimanfaatkan Untuk Proses
Pembuatan Batu Bata di Desa Talang Belido
Sumber: https://yoursay.suara.com/ulasan/2023/03/13/120218/mengintip-proses-
pembuatan-batu-bata-di-talang-belido-muaro-jambi
Di Muaro Jambi khususnya desa Talang Belido menjadi salah satu desa yang memproduksi batu bata.
Salah satu proses pembuatan batu bata adalah penjemuran, proses yang terpanjang dari proses-proses
lainnya. Batu bata harus dikeringkan dengan cara dijemur selama 2 minggu hingga lebih sebelum
masuk pada tahap pembakaran. Tantangan pada proses ini adalah cuaca yang berubah-ubah. Proses
pengeringan batu bata yang baik dilakukan secara bertahap agar tidak terkena panas dari sinar
matahari secara langsung. Panas dari sinar matahari yang terlalu menyengat akan mengakibatkan
retakan pada batu bata. Batu merah yang belum dibakar juga disebut batu hijau. Setelah mengeras
bata dapat dibalik pada sisi yang lain. Kemudian ditumpuk dalam susunan setinggi 10 atau 15 batu.
1. Proses Penjemuran Batu Bata
Sains Asli Masyarakat
Proses penjemuran batu bata sangat bergantung pada sinar matahari. Pada siang hari pengerajin batu
bata sesegera mungkin untuk menjemurnya agar lebih cepat kering. Pada malam hari batu bata tidak
akan bisa kering karena tidak ada sinar matahari.
Sains Ilmiah
Peran matahari dalam proses penjemuran batu bata sangat penting karena panas yang dihasilkan
matahari mampu membuat batu bata kering. Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan suhu yang
membuat kalor mengalir dari suhu yang tinggi ke suhu yang lebih rendah. Sedangkan pada malam hari
tidak ada matahari sehingga batu bata menjadi lebih lambat kering.
2. Proses Penataan Batu Bata
Sains Asli Masyarakat
Batu bata disusun agar rapi, menghasilkan kualitas yang baik dan tidak mengalami retakan.
Bahan Ajar Digital Energi Alternatif terintegrasi Model PjBL dan Etnosains 12