Page 16 - Revisi Bahan Ajar Digital Terintegrasi Project Based Learning dan Etnosains (2)_Neat
P. 16

B. Bentuk-Bentuk Energi





                    1  Energi Kinetik


                           Energi kinetik adalah energi yang disebabkan oleh gerak suatu benda

                 bermassa.  Dengan  kata  lain,  energi  kinetik  ini  bisa  disebut  dengan  energi
                 gerak.  Kata  kinetik  berasal  dari  bahasa  yunani,  kinetikos,  yang  artinya
                 “gerak”.  Ketika  benda  bergerak,  benda  memiliki  kecepatan.  Dengan

                 demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa energi kinetik merupakan energi
                 yang  dimiliki  benda  karena  gerakannya  atau  kecepatannya.  Secara

                 matematis energi kinetik dirumuskan sebagai berikut.







                  Keterangan:
                  Ek  = energi kinetik (joule)

                  m    = massa benda (kg)
                  v     = kecepatan benda (m/s)




                    2  Energi Potensial



                         Energi  potensial  adalah  energi  yang  dimiliki  oleh  benda  karena
                 kedudukannya.    Energi  ini  dimiliki  oleh  benda  yang  berpotensi  untuk

                 bergerak  (memiliki  energi  kinetik).  Artinya,  energi  potensial  bisa  berubah
                 menjadi energi kinetik.  Contoh perubahan bentuk energi potensial menjadi

                 energi  kinetik  adalah  kelapa  yang  jatuh  dari  pohonnya.  Saat  berada  di
                 pohonnya, kelapa tersebut memiliki energi potensial. Saat jatuh ke bawah,

                 energi potensialnya semakin berkurang dan energi kinetiknya semakin besar.
                 Secara matematis energi potensial dirumuskan sebagai berikut.






                 Keterangan:

                 EP  = Energi Potensial (joule)
                 g     = Percepatan gravitasi (m/s)

                 h     = Ketinggian benda (m)




                                                      Bahan Ajar Digital Energi Alternatif terintegrasi Model PjBL dan Etnosains  7
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21