Page 40 - PKWU_Kls11_Sem1
P. 40

4.  Perencanaan Produksi Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk
                       Bangun Datar


                       Untuk membuat produk kerajinan diperlukan perencanaan yang matang,
                    misalnya produk kerajinan pakaian. Dalam perancangan produk kerajinan pakaian
                    diperlukan  berbagai  interaksi  ilmu  pengetahuan  misalnya  pengetahuan  tentang
                    kebiasaan masyarakat (antropologi dan sejarah), ukuran badan (antropometri),
                    ukuran pakaian (standardisasi), bentuk dan perhiasan (pendidikan moral: etika,
                    gaya hidup), pengetahuan bahan (fisik), teknik pembuatan (rekayasa), perhitungan
                    biaya produksi (akuntansi), promosi (publikasi), pemasaran (marketing), kemasan
                    (desain), dan ilmu yang lainnya.
                        Perencanaan produk kerajinan umumnya lebih menitikberatkan pada nilai-nilai
                    estetika, keunikan (craftmanship), keterampilan, dan efisiensi. Sementara dalam
                    pemenuhan fungsinya lebih menekankan pada pemenuhan fungsi pakai yang lebih
                    bersifat fisik (fisiologis), misalnya: benda-benda pakai, perhiasan, furnitur, sandang,
                    dan sebagainya.
                        Perencanaan produk kerajinan harus memperhatikan unsur estetika dan
                    ergonomis. Adapun pengertian dari unsur estetika dan ergonomis adalah sebagai
                    berikut:

                    a.   Unsur Estetika
                       Unsur estetika sering kita kenal dengan istilah keindahan. Keindahan adalah
                    nilai-nilai estetis yang menyertai sebuah karya seni. Keindahan juga diartikan sebagai
                    pengalaman estetis yang diperoleh ketika seseorang mencerap obyek seni atau dapat
                    pula dipahami sebagai sebuah obyek yang memiliki unsur keindahan.
                       Nilai-nilai keindahan (estetik) atau keunikan karya seni memiliki prinsip:
                    kesatuan (unity), keselarasan (harmoni), keseimbangan (balance), dan kontras
                    (contrast) sehingga menimbulkan perasaan haru, nyaman, nikmat, bahagia, agung,
                    ataupun rasa senang. Penerapan unsur estetika pada produk kerajinan yang memiliki
                    fungsi hias sangat penting, karena produk kerajinan tersebut lebih mengutamakan
                    keindahannya.

                    b.  Unsur Ergonomis
                       Unsur ergonomis karya kerajinan selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau
                    kegunaan. Adapun unsur ergonomis karya kerajinan adalah:
                       1)  Keamanan(security)  yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan
                          produk kerajinan tersebut.
                       2)  Kenyamanan  (comfortable), yaitu kenyamanan apabila produk kerajinan
                          tersebut digunakan. Barang yang enak digunakan juga bisa disebut barang
                          terapan. Produk kerajinan terapan adalah produk kerajinan yang memiliki
                          nilai praktis yang tinggi.
                       3)  Keluwesan (flexibility), yaitu keluwesan penggunaan. Produk kerajinan adalah
                          produk terapan/pakai yaitu produk kerajinan yang wujudnya sesuai dengan



                                                                       Prakarya dan Kewirausahaan  33
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45