Page 37 - E-Book Biologi Terintegrasi ESQ Materi Keanekaragaman Hayati
P. 37

Terdapat sekitar 370 jenis tanaman penghasil sayuran, antara lain sawi, kangkung,

             katuk,  kacang  panjang,  buncis,  bayam,  terung,  kol  (kubis),  seledri,  dan  bawang  kucai

             (Allium fistulosum). Ada sekitar 70 jenis tanaman berumbi, misalnya kunyit kuning, jahe,
             lengkuas, temulawak, wortel, lobak, talas, singkong, ubi jalar, bawang, dan bawang putih.

             Indonesia juga kaya akan tanaman penghasil rempah-rempah yang jumlahnya sekitar 55

             jenis,  antara  lain  merica  (Piper  nigrum),  cengkih  (Eugenia  aromatica),  pala  (Myristica
             fragrans), dan ketumbar (Coriandrum sativum).


             c. Keanekaragaman hayati sebagai sumber kosmetik

                 Beberapa tumbuhan yang dimanfaatkan untuk kosmetik, antara lain sebagai berikut.

             Bunga mawar (Rosa hybrida), melati (Jasminum grandiflorum), cendana (Santalum album),
             kenanga  (Cananga  odorata),  dan  kemuning  (Murraya  exotica)  dimanfaatkan  untuk

             wewangian (parfum). Kemuning, bengkuang, alpukat, dan beras digunakan sebagai lulur
             tradisional  untuk  menghaluskan  kulit.  Orang-aring  (Eclipta  alba),  mangkokan,  pandan,

             minyak  kelapa,  dan  lidah  buaya  (Aloe  vera)  digunakan  untuk  pelumas  dan  penghitam

             rambut.


                 ESQ - Keterampilan Sosial (Social Skill)


                K  A M   U   T A U ? ?     Tanaman lidah buaya memiliki banyak manfaat bagi manusia,
                KAMU TAU??

                                           mulai dari kesehatan, kecantikan, hingga lingkungan. Sifatnya

                                           yang  mudah  tumbuh  di  berbagai  kondisi  dan  mampu
                                           menyimpan  air  dalam  daunnya  mengajarkan  kita  tentang

                                           ketahanan  dan  kebermanfaatan  bagi  sesama.  Dalam

                                           perspektif  social  skill  (keterampilan  sosial),  lidah  buaya
                                           mengajarkan  pentingnya  fleksibilitas  dan  kepedulian  dalam

                                           kehidupan  sosial.  Seperti  lidah  buaya  yang  memberikan

                                           manfaat tanpa memilih tempat tumbuh, manusia juga harus
                                           mampu  beradaptasi  dalam  berbagai  lingkungan  sosial  serta

                                           bersikap  peduli  dan  memberi  manfaat  bagi  orang  lain.
                                           Rasulullah  bersabda:  "Sebaik-baik  manusia  adalah  yang

                                           paling  bermanfaat  bagi  manusia  lain."  (HR.  Ahmad).

                                           Dengan demikian, dari lidah buaya kita belajar bahwa menjadi
                                           pribadi  yang  bermanfaat,  mudah  beradaptasi,  dan  peduli
             Gambar 25. Lidah Buaya (Aloe vera)
             (Falguni, 2024)               terhadap sesama adalah bagian dari keterampilan sosial


                                                                         E-Book Keanekaragaman Hayati
         27
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42