Page 33 - E-Modul Suhu dan Kalor
P. 33
2. Pemuaian Zat Gas
Pada zat gas tidak mengalami pemuaian panjang dan luas, tetapi
hanya mengalami pemuaian volume. Besar koefisien muai gas telah
diketahui yaitu ϒ = 1/273 K .
Sehingga pertambahan volume pada zat gas dapat dinyatakan
pada persamaan 2.9.
(2.9)
(2.10)
Dengan:
= volume setelah dipanaskan (m³)
V₀ = volume mula-mula (m³)
∆T = perubahan suhu (℃ atau K)
∆V = - V₀ =pertambahan volume zat (m³)
Pemuaian zat gas terdiri atas 3 jenis, yaitu isotermal, isobarik, dan
isokhorik.
a. Pemuaian Gas Secara Isotermal
Proses isotermal adalah proses pemuaian gas yang terjadi pada
suhu tetap. Pada proses ini Suhu sistem akan tetap walaupun tekanan
dan volumenya berubah.
P.V = tetap Keterangan
V = volume (L)
P = tekanan (atm)
Gambar 2.6 Proses Isotermal
b. Pemuaian Gas Secara Isobarik
Proses isobarik adalah proses pemuaian gas yang terjadi pada
tekanan tetap. Artinya, tekanan sistem akan tetap walaupun suhu dan
volumenya berubah.
keterangan
V = volume (L)
T = suhu (K)
Gambar 2.7 Proses Isobarik
33