Page 3 - Demokrasi Kebun Binatang
P. 3
Demokrasi Kebun Binatang
Mari kita pergi ke kebun binatang bersama-sama,
Karena kita ingin mendengar gagasan pimpinan baru kota para
hewan itu.
Pimpinan baru kebun binatang ingin mereposisi sebuah kandang
dan kandang itu kandang yang penting posisinya.
Kandang itu berpagar kawat yang cantik ornamennya,
Tinggi oleh siapa pun tak terlompati,
Kekar oleh siapa pun tak tergoyahkan,
Luasnya sepuluh hektar,
Di dalamya ada danau, gua, padang rumput dan belukar.
Penduduk kandang itu kambing, kelinci, kijang, kucing, kuda,
kerbau, keledai, anjing, domba, sapi, gajah, rusa, monyet,
perkutut, burung hantu, dan jerapah.
Pak kepala kebun binatang berminat benar memasukkan serigala
ke dalam kandang besar itu, karena katanya sudah 34 tahun
lamanya makhluk ini berada di luar sana.
Alasannya adalah bahwa demokrasi hewan harus
ditegakkan,
Termasuk demokrasi serigala.
Menurut serigala, ukuran demokrasi adalah “sama-sama
hewan”
Dan gagasan ini dengan gigih didukung kepala kebun
binatang.
Ke-17 hewan lainnya itu tak setuju.
Menurut mereka, definisi demokrasi adalah “sama-sama hewan
yang tidak memakan satu sama lain, tidak memangsa satu sama
lain”
Pak kepala, ganjilnya, tak menerima logika ini dan tetap memihak
definisi demokrasi serigala.

