Page 45 - RAPKO_Aspar.S.SiT.,
P. 45

BAB  V

                     STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI DALAM AKSI PERUBAHAN

                        Strategi  pengembangan  kompetensi  dalam  aksi  perubahan  bertujuan

                  untuk memastikan bahwa diri sendiri, tim efektif dan stakeholder yang terlibat
                  dalam  perubahan  memiliki  keterampilan,  pengetahuan,  dan  sikap  yang

                  diperlukan  untuk  mencapai  tujuan  yang  diinginkan.  Berikut  adalah  uraian

                  mengenai identifikasi kebutuhan dan rencana strategi pemenuhan kebutuhan
                  pengembangan  kompetensi  yang  berkaitan  dengan  pelaksanaan  aksi

                  perubahan  kinerja  organisasi,  mencakup  peserta  pelatihan  selaku  Team

                  Leader, Tim Kerja, serta stakeholders eksternal :

                  A. Team Leader


                            Pengembangan  kompetensi  dalam  aski  perubahan  dilaksanakan
                      dengan mengikuti pelatihan- pelatihan yang berkaitan dengan materi Aksi

                      Perubahan Kinerja Organisasi yang dilaksanakan yang dilaksanakan pada

                      minggu  .  Pelatihan-pelatihan  yang  akan  diikuti  diambil  dari  kursus  yang
                      disediakan oleh Lembaga Administrasi Negara melalui LMS PPSDM berupa

                      modul  Mata  Pelatihan  Pilihan  yang  dipilih  oleh  Tim  Leader  yang
                      dilaksanakan  pada  minggu  ke  ketiga  atau  empat  bulan  Agustus  2024

                      (tanggal 19 Agustus s/d 30 Agustus 2024). Adapun modul Mata Pelatihan

                      Pilihan yang akan diikuti yaitu:
                       a.  Pengawasan Berbasis Risiko

                           Alasan  memilih  :  modul  ini  dipilih  untuk  memperkuat  kemampuan

                           pengawasan  dalam  konteks  pelaksanaan  aksi  perubahan,  khususnya
                           yang melibatkan aset tanah tempat peribadatan. Pengawasan berbasis

                           risiko  memungkinkan  identifikasi  dan  mitigasi  risiko  secara  lebih

                           terfokus  dan  efektif,  sehingga  meminimalisir  kemungkinan  kegagalan
                           dalam  implementasi  program.  Dengan  menggunakan  pendekatan

                           berbasis  risiko,  Tim  Leader  dapat  mengalokasikan  sumber  daya

                           pengawasan  secara  lebih  efisien,  memfokuskan  perhatian  pada  area
                           yang  paling  berisiko,  serta  meningkatkan  akuntabilitas  dalam

                           pengambilan  keputusan.  Dalam  rencana  aksi  perubahan  peningkatan
                                                                                                     45 | P a g e
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50