Page 56 - RAPKO_Aspar_2024
P. 56
BAB VII
PENUTUP
Pendaftaran Tanah Kota Lengkap (PTKL) maka salah satu parameter yang
paling penting adalah bidang bidang tanah yang masuk kategori KW4,5,6 (K4)
harus terpetakan. Pemetaan ini dibutuhkan komitmen dari seluruh Tim yang
ada karena bidang tanah yang belum terpetakan seringkali memiliki status
kepemilikan yang tidak jelas, yang dapat memicu sengketa antara individu
atau kelompok yang mengklaim hak atas tanah tersebut. Selain itu
Pemerintah dan pengembang akan mengalami kesulitan dalam merencanakan
dan melaksanakan proyek pembangunan, karena data tanah yang tidak
lengkap atau tidak akurat kemudian para investor cenderung enggan untuk
berinvestasi di wilayah dengan status tanah yang tidak jelas, karena risiko
hukum dan administratif yang tinggi.
Selanjutnya dibutuhkan juga integritas karena Kementerian ATR/BPN
bertanggung jawab untuk menghasilkan peta bidang tanah yang akurat, yang
mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Data yang akurat sangat
penting untuk memastikan bahwa informasi mengenai batas-batas tanah,
luas lahan, dan koordinat geografis sesuai dengan kenyataan.
Ketidakakuratan dalam data dapat menyebabkan konflik kepemilikan tanah
dan perselisihan yang bisa merugikan masyarakat dan negara. Selanjutnya
Kepercayaan publik terhadap Kementerian ATR/BPN sangat dipengaruhi oleh
seberapa baik integritas dijaga dalam proses pemetaan bidang tanah. Jika
masyarakat percaya bahwa proses pemetaan dilakukan dengan integritas
tinggi, maka mereka akan lebih yakin terhadap hasil yang diberikan, dan ini
akan mengurangi potensi konflik dan meningkatkan kepuasan publik.
56 | P a g e