Page 43 - RAPKO_Aspar_Revisi_Ketiga_Perbaikan_Senin
P. 43
BAB V
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI DALAM AKSI PERUBAHAN
Strategi pengembangan kompetensi dalam aksi perubahan bertujuan
untuk memastikan bahwa diri sendiri, tim efektif dan stakeholder yang terlibat
dalam perubahan memiliki keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang
diperlukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Berikut adalah uraian
mengenai identifikasi kebutuhan dan rencana strategi pemenuhan kebutuhan
pengembangan kompetensi yang berkaitan dengan pelaksanaan aksi perubahan
kinerja organisasi, mencakup peserta pelatihan selaku Team Leader, Tim Kerja,
serta stakeholders eksternal :
A. Team Leader
Pengembangan kompetensi dalam aski perubahan dilaksanakan
dengan mengikuti pelatihan- pelatihan yang berkaitan dengan materi Aksi
Perubahan Kinerja Organisasi yang dilaksanakan yang dilaksanakan pada
minggu . Pelatihan-pelatihan yang akan diikuti diambil dari kursus yang
disediakan oleh Lembaga Administrasi Negara melalui LMS PPSDM berupa
modul Mata Pelatihan Pilihan yang dipilih oleh Tim Leader yang
dilaksanakan pada minggu ke ketiga atau empat bulan Agustus 2024
(tanggal 19 Agustus s/d 30 Agustus 2024). Adapun modul Mata Pelatihan
Pilihan yang akan diikuti yaitu:
a. Pengawasan Berbasis Risiko
Alasan memilih : modul ini dipilih untuk memperkuat kemampuan
pengawasan dalam konteks pelaksanaan aksi perubahan, khususnya
yang melibatkan aset tanah tempat peribadatan. Pengawasan berbasis
risiko memungkinkan identifikasi dan mitigasi risiko secara lebih
terfokus dan efektif, sehingga meminimalisir kemungkinan kegagalan
dalam implementasi program. Dengan menggunakan pendekatan
berbasis risiko, Tim Leader dapat mengalokasikan sumber daya
pengawasan secara lebih efisien, memfokuskan perhatian pada area yang
paling berisiko, serta meningkatkan akuntabilitas dalam pengambilan
keputusan. Dalam rencana aksi perubahan peningkatan kualitas data,
43 | P a g e