Page 8 - E-modul tumbuh kembang
P. 8
a. Perkecambahan Tumbuhan
Kalian pasti sudah tahu bahwa pertumbuhan tanaman awal mulanya dimulai
dari biji. Biji mengandung potensi yang dibutuhkan untuk tumbuh menjadi individu
baru, misalnya embrio, cadangan makanan, dan calon daun (calon akar). Sebutir
biji mengandung satu embrio. Embrio terdiri atas radikula (yang akan tumbuh
menjadi akar) dan plumula (yang akan tumbuh menjadi kecambah). Cadangan
makanan bagi embrio tersimpan dalam kotiledon yang di dalamnya terkandung pati,
protein dan beberapa jenis enzim. Kotiledon dikelilingi oleh bahan yang kuat,
disebut testa. Testa berfungsi sebagai pelindung kotiledon untuk mencegah
kerusakan embrio dan masuknya bakteri atau jamur ke dalam biji. Testa memiliki
sebuah lubang kecil, disebut mikropil. Di dekat mikropil terdapat hilum yang
menggabungkan kulit kotiledon. Kecambah yang kalian lihat disebut juga plantula
atau tanaman kecil. Bagian plumula berkembang menjadi batang, sedangkan
radikula menjadi akar. Bagian seperti kacang yang ada pada taoge atau kecambah
kacang hijau adalah kotiledon. Kotiledon ini berfungsi untuk menyediakan sumber
makanan bagi kecambah sampai daun tanaman tumbuh.
Sumber : https://images.search.yahoo.com
Ada empat bagian penting pada biji yang berkecambah, yaitu sebagai
berikut.
1) Batang lembaga (kaulikulus) merupakan bagian yang akan tumbuh menjadi
batang;
2) Akar lembaga (radikula) merupakan bagian yang akan tumbuh menjadi
akar;
3) Pucuk lembaga (plumula) merupakan bagian yang akan tumbuh menjadi
daun;
4) Daun lembaga (kotiledon) merupakan bagian yang kaya dengan
cadangan makanan.
Bagaimana dengan tumbuhan lain? Pernahkah kalian melihat tunas kelapa?
Tunas kelapa yang merupakan perkecambahan tanaman kelapa. Dimana letak
kotiledon di tunas kelapa?
Sumber : https://images.search.yahoo.com
7