Page 17 - Handout sistem pernapasan pada manusia
P. 17

a. Pertukaran Gas dari Alveolus ke Kapiler darah



                            Proses kerja yang terjadi dalam pertukaran gas dari alveolus ke kapiler
                      darah adalah sebagai berikut :


                        1.  Oksigen (O 2) yang terdapat dalam alveolus melakukan difusi guna

                            menembus dinding alveolus dan selanjutnya menembus dinding kapiler

                            darah yang menyelubungi alveolus.
                        2.  Oksigen masuk ke dalam pembuluh darah, yang selanjutnya akan melalui

                            proses pengikatan yang dilakukan oleh hemoglobin (zat warna merah pada

                            darah) yang terkandung di dalam sel-sel darah merah yang untuk
                            selanjutnya proses tersebut akan menghasilkan oksihemoglobin (HbO 2)..

                        3.  Darah akan mengedarkan oksigen ke seluruh organ tubuh.

                        4.  Di dalam sel-sel tubuh, oksigen akan digunakan dalam proses oksidasi
                            yaitu dilepaskan kembali sehingga oksihemoglobin akan berubah menjadi

                            hemoglobin kembali.


                            Kadar oksigen yang masuk ke dalam tubuh kita setiap harinya mencapai

                     300 liter oksigen. Sebagian besar dari senyawa tersebut akan diangkut oleh

                     hemoglobin  yang ada dalam  sel darah  merah, dan hanya sekitar 2 hingga 3

                      persen saja yang dapat terlarut di dalam plasma darah.


                       b. Pertukaran gas dari kapiler darah ke alveolus


                            Karbondioksida terjadi sebagai hasil dari proses pembentukan energi yang
                       dilakukan oleh oksigen yang masuk ke dalam tubuh, dimana selain energi proses

                     tersebut juga menghasilkan karbondioksida (CO 2).Dalam kondisi normal, tubuh

                     kita dapat menghasilkan karbondioksida sekitar 200 cc perharinya, dimana hanya

                       sekitar 4,3 cc saja yang dapat terlarut dalam tiap liter darah. Hal inilah yang
                     menyebabkan terbentuknya asam karbonat (H 2CO 2) yang menjadikan Ph darah

                     menjadi asam. Untuk menetralkan kembali keasaman ph tersebut, maka diperlukan

                      ion Na+ dan ion K+.






                                                                                                           21
                                                                                                           21

                                                                          KELAS VIII SEMESTER 1
   12   13   14   15   16   17   18   19