Page 16 - KLIPINGBPPT26032019 (Pagi)
P. 16

Judul
PLTSA Bantargebang Solusi Pengelolaan Sampah Tanah Air
Media
Republika.co.id
Terbit
26 Maret 2019
Tone
Positif
Hal/link
https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/poxkxf428/pltsa- bantargebang-solusi-pengelolaan-sampah-tanah-air
PR VALUE
Rp.30,000,000
Jurnalis
Ratna
PLTSA Bantargebang Solusi Pengelolaan Sampah Tanah Air
Senin 25 Mar 2019 23:39 WIB Red: Ratna Puspita
REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengharapkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat, dapat menjadi solusi pengelolaan sampah nasional terutama di kota-kota besar di Indonesia. PLTSa Merah Putih Bantargebang ini merupakan pilot project (proyek percontohan).
Nasir mengatakan sementara ini baru mampu mengolah100 ton per hari. "Kita dorong Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi- BPPT) untuk menghasilkan teknologi yang mampu mengolah 2.000 hingga 5.000 ton per hari," kata Nasir dalam acara peresmian PLTSa Bantargebang di Bekasi Jawa Barat, Senin (25/3).
Ia menuturkan dalam sehari, DKI Jakarta memproduksi sekitar 8.000 ton sampah sedangkan Kota Bekasi mencapai 1.800 ton yang dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Dia mengajak seluruh pihak untuk mengubah paradigma agar mulai mengurangi sampah dan mengolah sampah seperti PLTSa yang mengubah sampah menjadi sumber listrik.
Dia menuturkan saat ini sudah menjadi masa darurat sampah, jika tidak ditangani dengan baik, maka akan menyebabkan masalah bagi pembangunan bangsa. Untuk itu, dia mengatakan BPPT melalui pembangunan PLTSa Bantargebang tersebut menunjukkan kemampuan bangsa dalam menangani pengolahan sampah.


































































































   14   15   16   17   18