Page 45 - MODUL PEMBELAJARAN PAI BERBASIS DIGITAL.pdf (1)3 g.zip
P. 45
Hikmah dan Sikap
Setelah mempelajari dan memahami jual beli, hutang piutang dan riba dalam fiqih
muamalah kita bisa mendapatkan banyak hikmah dan mengembangkan sikap positif.
Berikut adalah beberapa hikmah dan sikap yang bisa diperoleh:
1. Transaksi yang Adil: Dengan mengikuti aturan Islam, transaksi jual beli menjadi
lebih adil dan transparan, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
2. Kepercayaan: Penjual dan pembeli saling mempercayai karena mereka tahu bahwa
transaksi dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip kejujuran.
3. Keberkahan: Transaksi yang dilakukan sesuai dengan syariat Islam membawa
keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
4. Tanggung Jawab: Memastikan bahwa kita bertanggung jawab untuk
mengembalikan pinjaman tepat waktu dan sesuai dengan
5. Kejujuran: Meminjam atau memberi pinjaman dengan jujur, tanpa ada niat untuk
menipu atau mengambil keuntungan yang tidak adil.
6. Keamanan: Membuat perjanjian yang jelas untuk menghindari kesalahpahaman dan
menjaga hubungan baik antara debitur dan kreditur.
7. Menghindari Ketidakadilan: Riba seringkali menyebabkan ketidakadilan dan
penindasan terhadap pihak yang lemah. Dengan menghindari riba, kita memastikan
bahwa transaksi keuangan dilakukan dengan adil.
8. Kesejahteraan Sosial: Menghindari riba membantu menciptakan sistem keuangan
yang lebih stabil dan sejahtera bagi masyarakat.
9. Ketaatan pada Syariat: Menghindari riba berarti kita taat pada ajaran Islam, yang
mengajarkan untuk menjauhi segala bentuk eksploitasi dalam transaksi keuangan
Memahami fikih muamalah dalam jual beli, hutang piutang, dan riba membawa
banyak hikmah bagi kehidupan kita. Ini membantu kita menjalankan transaksi dengan adil,
jujur, dan bertanggung jawab, serta menghindari ketidakadilan dan eksploitasi. Dengan
mengikuti prinsip-prinsip Islam dalam muamalah, kita dapat menciptakan lingkungan
bisnis dan keuangan yang lebih baik, harmonis, dan diberkahi.
39