Page 115 - Kelas_12_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 115
Memahami Teks
A. Masa Transisi 1966-1967
1. Aksi-Aksi Tritura
Naiknya Letnan Jenderal Soeharto ke RESIMEN CAKRABIRAWA
kursi kepresidenan tidak dapat dilepaskan Resimen Cakrabirawa
dari peristiwa Gerakan 30 September merupakan kesatuan
1965 atau G 30 S/PKI. Ini merupakan pasukan gabungan dari TNI
peristiwa yang menjadi titik awal Angkatan Darat, Angkatan
berakhirnya kekuasaan Presiden Soekarno Laut, Angkatan Udara dan
dan hilangnya kekuatan politik PKI dari Kepolisian yang bertugas
khusus menjaga keamanan
percaturan politik Indonesia.
Presiden RI pada zaman
Peristiwa tersebut telah menimbulkan pemerintahan Soekarno.
kemarahan rakyat. Keadaan politik dan
Sayangnya, sebagian anggota
keamanan negara menjadi kacau, keadaan
resimen ini kemudian berhasil
perekonomian makin memburuk dimana dipengaruhi PKI dan ikut
inlasi mencapai sedangka upaya terlibat dalam peristiwa
pemerintah melakukan devaluasi rupiah Gerakan 30 September 1965.
dan kenaikan menyebabkan timbulnya Di antara mereka yang
keresahan masyarakat. terlibat, adalah Letkol Untung
Syamsuri, salah seorang
Aksi-aksi tuntutan penyelesaian yang
komandan Cakrabirawa yang
seadil-adilnya terhadap pelaku G 30 S/ justru menjadi pemimpin G30S/
PKI semakin meningkat. Gerakan tersebut PKI saat melakukan penculikan
dipelopori oleh kesatuan aksi pemuda- terhadap para perwira tinggi
pemuda, mahasiswa dan pelajar (KAPPI, AD pada dini hari tanggal 1
KAMI, KAPI), kemudian muncul pula Oktober 1965.
KABI (buruh), KASI (sarjana), KAWI Pada zaman pemerintahan
(wanita), KAGI (guru) dan lain-lain. Soeharto, resimen ini
Kesatuan-kesatuan aksi tersebut dengan dibubarkan. Untuk mengawal
gigih menuntut penyelesaian politis yang Presiden, dibentuk kemudian
terlibat G 30 S/PKI, dan kemudian pada kesatuan baru Paspampres
tanggal 26 Oktober 1965 membulatkan (Pasukan Pengamanan
barisan mereka dalam satu front, yaitu Presiden)
Front Pancasila.
Setelah lahir barisan Front Pancasila, gelombang demonstrasi yang
menuntut pembubaran PKI makin bertambah meluas. Situasi yang menjurus
ke arah konlik politik makin bertambah panas oleh keadaan ekonomi yang
Sejarah Indonesia
107

