Page 51 - Kelas_11_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 51

menetap dan domestikasi hewan dan tanaman. Pendatang yang
                 berbicara dengan tutur Austronesia ini diperkirakan datang dari
                 Taiwan dengan kedatangan awal Sulawesi juga kemungkinan
                 Kalimantan. Dari sinilah mereka kemudian menyebar ke berbagai
                 pelosok Kepulauan Nusantara. Pendatang yang lain tampaknya
                 berasal dari Asia Tenggara Daratan. Mereka menggunakan bahasa
                 Austroasiatik.  Mereka  ini  dapat  mencapai  Kepulauan  Nusantara
                 bagian barat melalui Malaysia. Teori inilah yang seringkali oleh
                 para ahli disebut sebagai teori Out of Taiwan. Pertemuan para
                 pendatang ini dengan populasi Australomelanesia pun tak dapat
                 dielakkan, sehingga terjadi kohabitasi. Adaptasi dan interaksi
                 diantara sesama pun terjadi hingga mereka melakukan perkawinan
                 campuran  hingga terjadi interaksi budaya dan dalam beberapa
                 hal silang genetika pun tak dapat dihindari. Proses interaksi yang
                 berlanjut memperlihatkan keturunan Ras Australomelanesid yang
                 sekarang lebih dikenal sebagai populasi Melanesia.
                      Pendapat Harry Truman tersebut dikuatkan oleh hasil
                 penelitian yang dilakukan oleh Herawati Sudoyo. Dalam studi
                 genetika terbaru menunjukkan bahwa, genetika manusia
                 Indonesia saat ini kebanyakan adalah campuran, berasal dari dua
                 atau lebih populasi moyang. Secara gradual, presentasi genetikan
                 Austronesia lebih dominan di bagian timur Indonesia. Sekalian kecil
                 porsinya, genetika Papua ada hampir di seluruh wilayah bagian
                 barat Indonesia. Hal ini menunjukkan, bahwa di masa lalu terjadi
                 percampuran genetika dibandingkan penggantian populasi.
                      Demikian pula  dari  sudut penggunaan  bahasa,  kepulauan
                 Indonesia yang mempunyai lebih dari 700 etnis, dengan 706
                 bahasa daerah dapat digolongkan dalam dua bagian, yaitu
                 penutur Austronesia dan non-Austronesia atau lebih sering
                 disebut sebagai Papua. Multamia RMT Lauder menjelaskan bahwa
                 telah terjadi pinjam-meminjam leksikal antara bahasa-bahasa
                 non-Austronesia dengan Austronesia. Diperkirakan lebih dari 30
                 % dari semua bahasa yang hidup saat ini adalah bahasa Non-







 Semester 1                                                                      Sejarah Indonesia  43
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56