Page 35 - E-MODUL ALAT OPTIK KELAS XI
P. 35

B.   Mikroskop

                     Mikroskop  adalah  alat  optik  yang  digunakan  untuk  memeriksa

             benda-benda  kecil  dengan  perbesaran  yang  jauh  lebih  besar
             dibandingkan perbesaran lup, bahkan bisa mencapai lebih dari 100 kali

             lipat  dari  ukuran  asli  benda.  Penemuan  pertama  kali  mikroskop  dapat
             dikaitkan dengan Zacharias Janssen dari Belanda pada tahun 1590.

                   Mikroskop  terdiri  dari  dua  llensa,  yaitu  lensa  obyektif  yang

             ditempatkan  dekat  dengan  objek  yang  akan  diamati,  dan  lensa  okuler
             yang diletakkan dekat dengan mata pengamat. Lensa okuler berfungsi

             seperti  lup.  Terdapat  dua  metode  dalam  menggunakan  mikroskop,
             yaitu  dengan  mata  yang  melakukan  akomodasi  maksimum  dan  mata

             yang tidak melakukan akomodasi.


























                 Gambar 8 Pembentukan Bayangan Mikroskop untuk Mata Berakomodasi
                                               Sumber: fisikabc.com

                     Bayangan  akhir  yang  dihasilkan  oleh  dua  lensa  dalam  mikroskop
             bersifat  maya,  diperbesar,  dan  terbalik  terhadap  benda  aslinya.  Hal  ini

             sesuai  dengan  sifat  pembentukan  bayangan  pada  mikroskop  untuk

             mata  berakomodasi  (Gambar  4.3).  Panjang  mikroskop  (L)  dapat
             dihitung menggunakan persamaan berikut:



                                                                                                    (2.3)

             Keterangan:

             L= panjang mikroskop (m)

                     = jarak bayangan lensa objektif
                     = jarak benda lensa okuler
                                                                                                      29
             E-MODUL FISIKA BERBASIS SAINTIFIK
   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40