Page 39 - E-MODUL ALAT OPTIK KELAS XI
P. 39

Kegiatan dan Petunjuk Kerja


                                                                                                  Mencoba






                     A. Tujuan Percobaan


             1.  Mengidentifikasi         setiap     bagian      dari     mikroskop       cahaya       dan

                 menjelaskan fungsi masing-masing komponen secara terperinci.
             2. Menganalisis          langkah-langkah          teknis     yang      diperlukan       untuk

                 menggunakan mikroskop cahaya dengan benar dan efektif.

             3. Menciptakan  pengetahuan  baru  melalui  proses  penyusunan  poster
                 ilmiah,  yang  dapat  dipahami  dan  digunakan  oleh  orang  lain  dalam

                 memahami penggunaan mikroskop cahaya.




                     B. Teori Dasar


                Dalam laboratorium biologi atau farmasi, seringkali kita perlu melihat

             hal-hal yang sangat kecil, seperti sel darah, hewan bersel satu, amuba,
             mata  serangga,  dan  lain  sebagainya.  Hal-hal  ini  tidak  dapat  dilihat

             dengan  mata  biasa.  Untuk  melihat  benda-benda  yang  sangat  kecil  ini

             pada  jarak  yang  sangat  dekat,  kita  menggunakan  alat  yang  disebut
             mikroskop.

                   Pada  tahun  1590,  Zacharias  Janssen,  seorang
             pembuat  lensa  dari  Belanda,  berhasil  menciptakan

             mikroskop  pertama.  Mikroskop  tersebut  terdiri  dari
             tabung  sederhana  dengan  lensa  cembung  di  setiap

             ujungnya.  Pada  tahun  1650,  ilmuwan  Belanda,  Antoni

             van       Leeuwenhoek,            berhasil        mengembangkan
             mikroskop  dengan  perbesaran  250  kali  lipat.  Dengan

             mikroskop  ini,  dia  berhasil  mengamati  benda-benda
             yang sangat kecil seperti sel darah, hewan bersel satu,

             amuba, mata serangga, dan susunan sel daun.






                                                                                                      33
             E-MODUL FISIKA BERBASIS SAINTIFIK
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44