Page 47 - E-MODUL ALAT OPTIK KELAS XI
P. 47

Setelah  menonton  tayangan  video  simulasi  mengenai

             alat  optik  teropong,  buatlah  pertanyaan  dan  hipotesis                         Menanya

             tentang prinsip kerja dan aplikasi dari kedua alat tersebut.



                                                     Silahkan Klik Dibawah Ini!!!














                   Uraian
                   Materi


             A.   Teropong

                     Teropong  atau  teleskop  digunakan  untuk  mengamati  objek  yang
             berada  jauh  dengan  lebih  jelas  dan  mendekat.  Alat  ini  berfungsi

             dengan       mengumpulkan            radiasi      elektromagnetik         dan      sekaligus

             membentuk  citra  dari  objek  yang  diamati.  Teropong  memiliki  peran
             sentral dalam ilmu astronomi, mampu memperbesar ukuran sudut dan

             kecerahan  objek.  Dengan  terepong  yang  baik,  kita  dapat  melihat
             dengan  jelas  fitur-fitur  di  permukaan  bulan,  seperti  kawah.  Teropong

             dirancang  untuk  mengumpulkan  cahaya  dari  objek  yang  berada  jauh,
             dan  saat  ini,  kita  dapat  mengakses  banyak  informasi  tentang  bulan,

             planet, galaksi, dan objek langit lainnya melalui penggunaan teropong.
             Pada  sekitar  tahun  1600,  pembuat  lensa  di  Belanda  menciptakan

             teropong untuk mengamati objek-objek yang berada jauh.

                    Ada dua jenis teropong, yaitu:

             1.  Teropong  Bias:  Teropong  ini  terdiri  dari  beberapa  lensa  yang

                digunakan  untuk  membiaskan  sinar  yang  datang  dari  benda  yang
                diamati.  Contoh  dari  teropong  bias  termasuk  Teropong  Bintang,

                Teropong Bumi, Teropong Prisma, dan Teropong Panggung.

             2.  Teropong Pantul: Teropong ini terdiri dari beberapa cermin dan lensa

                yang berfungsi sebagai pemantul dan pembias sinar yang datang.




                                                                                                      41
             E-MODUL FISIKA BERBASIS SAINTIFIK




                                                  G     b    1 1     i              l       h
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52