Page 48 - E-MODUL ALAT OPTIK KELAS XI
P. 48

Teropong Bintang


                   Teropong  bintang  digunakan  untuk  mengamati
             objek-objek  langit,  seperti  bintang,  planet,  dan

             asteroid.  Teropong  ini  menggunakan  dua  lensa
             cembung,  satu  sebagai  lensa  objektif  dan  yang

             lainnya  sebagai  lensa  okuler.  Jarak  fokus  lensa
             objektif  lebih  panjang  daripada  jarak  fokus  lensa

             okuler,  dan  keduanya  memiliki  titik  fokus  yang
             berimpit.  Jika  tertarik  untuk  melihat  teropong
                                                                                        Gambar 10
             bintang,  dapat  mengunjungi  Boscha  di  Lembang,
                                                                                   Teropong Bintang
             Bandung.                                                              Sumber: zenius.net


                 Prinsip kerja teropong bintang serupa dengan prinsip kerja mikroskop
             pada  saat  mata  tidak  melakukan  akomodasi.  Bayangan  benda  langit

             yang sangat jauh  (         = ~) akan berada di titik fokus lensa objektif
             (            =          ).  Bayangan  dari  lensa  objektif  menjadi  benda  bagi  lensa

             okuler.

                 Titik fokus lensa okuler berimpit dengan titik fokus lensa objektif, yang

             berarti bayangan dari lensa objektif tersebut berada di titik fokus lensa
             okuler.  Oleh  lensa  okuler,  bayangan  dari  lensa  objektif  dibiaskan

             kembali  sehingga  terbentuk  bayangan  akhir  di  tak  berhingga.  Dengan
             demikian,  mata  dapat  mengamatinya  tanpa  perlu  melakukan

             akomodasi.























                         Gambar 11 Pembentukan Bayangan pada Teropong Bintang
                                              Sumber: fisikazone.com





                                                                                                      42
             E-MODUL FISIKA BERBASIS SAINTIFIK
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53