Page 36 - Modul Sistem Imun Besse Maqfirah Ramadhani
P. 36
Perbedaan antara imunitas humoral dan imunitas seluler dapat dilihat pada tabel
berikut ini.
Tabel Perbedaan Antara Imunitas Humoral dan Seluler
Respon Imunitas
Perbedaan Respon Imunitas Seluler
Humoral
Mikroorganisme Mikroorganisme
Jenis ekstraseluler yang intraseluler (misalnya
mikroorganisme Mikroorganisme difagositosis oleh virus) yang
ekstraseluler
(antigen) makrofag (misalnya berkembang biak di
bakteri). dalam sel terinfeksi.
Respon limfosit Sel B Sel T helper Sel T sitotoksik (CTL)
Antibodi mencegah Makrofag yang CTL memusnahkan
Mekanisme infeksi dan teraktivasi
efektor dan menyingkirkan memusnahkan yang terinfeksi dan
menyingkirkan
fungsi mikroorganisme mikroorganisme yang
ekstraseluler. dimakan. sumber infeksi.
Imunitas ditemukan oleh Ilmuwan Muslim
Imunitas pertama kali diketahui saat terjadi wabah
Athena pada 430 SM. Thukidides mencatat bahwa
orang yang sembuh dan penyakit sebelumnya dapat
bertahan tanpa terkena penyakit lagi. Lambat laun,
diciptakan istilah 'Immunity" yang diturunkan dan istilah
Latin "immunitas" untuk menggambarkan resistensi
semacam itu. Pada abad ke 10, dokter Iran Al-Razi Science sebagai Sarana Informasi Tokoh Penting
merupakan orang pertama yang membedakan antara
cacar (smallpox) den campak (measles) dan juga
mencatat kemungkinan teori pertama tentang imunitas
dapatan (acquired immunity). Pada abad ke 11, dokter
Gambar Ibnu Sina
Sumber: dan filsuf Ibnu Sina juga mengusulkan teori lebih lanjut
https://www.republika.id/posts/32441/ibnu-
sina-sang-pangeran-para-dokter untuk imunitas adaptif.
26