Page 104 - XI_MODUL Sejarah Indonesia
P. 104
Modul Sejarah Indonesia Kelas XI KD 3.3 dan 4.3
Italia dibawah rezim Bennito Mussolini, yang di tengah adalah
Bendera Jepang, dan yang paling kanan adalah bendera partai NSDAP atau yang kita
kenal sebagai partai NAZI Jerman.
Ketiga negara di atas tergabung dalam sebuah aliansi yang disebut Poros Roma-
Berlin-Tokyo. Pihak lain menyebut mereka adalah blok axis dengan ideologi Fasisme
di tiap negara tersebut. Sebenarnya apa ideologi Fasisme yang dianut oleh ketiga
negara tersebut, dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan ketiga negara
tersebut yang pada akhirnya membawa dunia, sekali lagi, terlibat dalam Perang
mega besar, yaitu Perang Dunia II.
Permasalahan dari ideologi Fasisme
selain bersifat totalitarian, ideologi tersebut
juga memiliki seperangkat doktrin yang
membuat pandangan merendahkan bangsa
lain. Di Jepang, terdapat doktrin Hakko I-
Chiu (secara harafiah berarti dunia delapan
penjuru dalam satu atap) dengan doktrin
ini, Jepang menganggap mendapat amanat
untuk membangun kemakmuran bagi asia
timur raya dengan Jepang sebagai
pemimpinnya, sekilas doktrin ini terlihat
sebuah inisiatif baik demi kemakmuran
bersama, namun dalam penerapannya, itu
berarti Jepang sah-sah saja untuk memasuki
wilayah negara lain,
menumbangkan penguasanya dan mendirikan pemerintahan sesuai dengan
keinginan Bangsa Jepang, tentu saja hal ini salah besar.
Begitupula di Jerman, dengan
adanya doktrin Lebensraum (secara
harafiah adalah ruang hidup) dimana
Jerman merasa dirinya adalah bangsa lebih
unggul dibanding Ras lain, dengan karunia
bermata biru dan berambut pirang serta
berhidung mancung, Jerman merasa, Ras
Arya (ras dominan di Jerman) adalah
peimpin yang ditakdirkan untuk memimpin
dunia dibawah satu pemerintahan maka
untuk mencukupi kehidupan ras terunggul
di dunia ini,
maka Jerman mengesahkan adanya pendudukan di kawasan negara lain demi
menciptakan ruang hidup bagi para kelas atas bangsa Jerman.
Dihembuskannya doktrin-doktrin ini di negara-negara Fasis menjadi penguat dan
pembenaran bagi adanya pendudukan kawasan dan wilayah negara lain, sebut saja
Jepang menyerbu tiongkok (1937), Italia menginvasi Ethiopia (1937), pendudukan
Jerman di kawasan Sudetenland (1938), Cekoslovakia (1938) dan akhirnya Polandia
(1939) yang akhirnya memulai pecahnya Perang Dunia II. Sedangkan penyerangan
@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN

