Page 43 - XI_MODUL Sejarah Indonesia
P. 43
Modul Sejarah Indonesia Kelas XI KD 3.2 dan 4.2
2. Perlawanan Bangsa Indonesia menghadapi Spanyol
a. Perlawanan rakyat Minahasa terhadap Spanyol
Anak-anak tidak hanya bangsa Portugis yang ingin menguasai rempah-repah
sekaligus tanahnya namun bangsa Spanyol juga sama pula keinginannya terhadap
Indonesia. Spanyol ingin melakukan hak monopolinya di kepualaun Minahasa dan hal ini
tentunya memantik kemarahan penguasa Minahasa dan rakyatnya sehingga perangpun
melawan dominasi asingpun tak terelakan.
Perang ini terjadi tahun 1644 sampai Perang disebabkan oleh ketidaksenangan
anak suku Tombatu terhadap usaha monopoli perdagangan beras yang dilakukan Spanyol
dan kesengsaraan rakyat akibat ketamakan orang-orang Spanyol. Perang Spanyol
dengan Minahasa dilakukan anak suku Tombatu (toundanow/tansawang) di daerah Kali
dan Batu Lesung atau sekitar danau Bulilin di bawah pimpinan Panglima Monde suami dari
Ratu Oki sedangkan pihak Spanyol dibantu oleh Raja Loloda Mokoagouw II.
Pecah perang pertama tahun 1643 di Tompaso yang mengakibatkan 40 tentara
Spanyol tewas di kali dan Batu sedang pihak Minahasa Panglima Monde beserta 9
tentara gugur. Namun demikian pasukan Spanyol dapat dikejar dan berkat bantuan residen
VOC, Herman Jansz Steynkuler berhasil diadakan kesepakatan damai pada 21
September Pada kesepakatan tersebut dinyatakan bahwa pasukan Minahasa menguasai
Tompaso Baru, Rumoong bawah, dan Kawangkoan Bawah. sebelum akhirnya menjadi
daerah otonom
PERLAWANAN BANGSA INDONESIA TERHADAP PENJAJAHAN VOC
1. Latar belakang kedatangan Belanda ke Indonesia
Dikutip dari A History of Modern Indonesia since c. 1200 (2008) karya MC
Ricklefs, di abad ke-16, wilayah-wilayah di Belanda berada di bawah kekuasaan
Kerajaan Spanyol. Sejak sebelum abad 16 Belanda adalah pedagang perantara atau
pengecer rempah rempah yang membeli komoditi dagang yang mereka butuhkan dari
pelabuhan Lisabon milik Portugis yang berteman baik dengan Spanyol. Namun Revolusi
kemerdekaan Belanda dari Spanyol sejak tahun 1560-an, mendorong Belanda
mempunyai jalur perdagangan sendiri. Sebagai akibat perangnya dengan Spanyol yang
sering juga disebut Perang 40 tahun membuat Belanda tidak lagi bisa membeli rempah
rempah dari Portugis yang merupakan sekutu Spanyol.
Mengikuti jejak yang sudah dilalui oleh Portugis selama bertahun tahun yaitu
melalui jalan Timur, Belanda memulai penjelajahan samuderanya pada Tahun 1596 di
bawah pimpinan Cornelis de Houtman, para pedagang bangsa Belanda masuk ke
Indonesia melalui Pelabuhan Banten . Tahun 1598 sebanyak 22 buah kapal milik
perorangan dan perserikatan dagang berlayar dan pulang kembali ke negerinya dengan
muatan penuh rempah rempah.
Penjajahan Belanda di Indonesia melalui masa yang sangat panjang yaitu sekitar
350 tahun. Selama itu penjajahan Belanda maka selama itu pula bangsa Indonesia
berjuang untuk mengusir penjajahan Belanda di Indonesia, maka untuk memudahkan
pemahaman kalian mengenai perjuangan Belanda dalam kurun waktu yang panjang itu,
perjuangan bangsa Indonesia dalam menghadapi Belanda akan kita bagi jadi 2 periode yaitu
:
- Periode sebelum abad 19 , menghadapi VOC yang dibubarkan pada akhir abad 18 (
tahun 1799 )
- Periode setelah abad 19, menghadapi pemerintah Hindia Belanda
@2021, SMA NEGERI 7 KUPANG

