Page 42 - E-Book Perubahan Iklim dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT)
P. 42
b. Berdasarkan wujudnya
Limbah Padat
Berupa limbah domestik, sisa-sisa makhluk hidup, limbah dari pabrik berupa
bahan padat.
Limbah Cair
Berupa bahan yang terlatur dalam air, dapat berupa sisa-sisa metabolisme
seperti urine dan limbah cair dari pabrik maupun rumah sakit.
Limbah Gas
Dapat berasal dari asap kendaraan bermotor, debu, asap pabrik, maupun asap
gunung berapi.
Tanpa adanya pengelolaan yang sesuai, limbah tersebut akan menyebabkan
pencemaran lingkungan. Pencemaran dapat dibagi menjadi tiga sebagai berikut.
a. Pencemaran air
Berikut beberapa sumber-sumber pencemaran air:
1. Limbah idustri berupa zat buangan berbahaya, seperti zat-zat radioaktif,
logam berat, sampah, kotoran dari pengolahan hasil ternak, dan polutan
panas dari air pendingin industri. Logam berat seperti Pb, Hg, dan Zn dapat
terakumulasi menjadi racun.
2. Limbah rumah tangga berupa limbah organik yang dibusukkkan oleh bakteri
dapat mengurangi kandungan O2 dalam air sehingga mengganggu kehidupan
organisme air. Selain itu limbah seperti detergen dapat mencemari air.
3. Limbah pertanian seperti pestisida, sisa pemakaian
pupuk buatan dan herbisida berlebihan. Fosfat hasil ONE KLIK
pembusukan bersama NO3 dan pupuk pertanian yang Eutrofikasi
larut dalam air akan menyebabkan eutrofikasi.
4. Limbah pertambangan, misalnya pada tambang emas menggunakan merkuri
(Hg) untuk memisahkan emas dari bijihnya dan tumpukan minyak dari
pertambangan minyak lepas pantai.
34