Page 69 - modul-jarkom_Mita23833023
P. 69

pun dimungkinkan. Sebuah protokol lapisan aplikasi dapat mengirimkan paket data

                          ke beberapa tujuan dengan menggunakan alamat multicast atau broadcast. Hal ini
                          kontras dengan protokol TCP yang hanya dapat mengirimkan transmisi one-to-one.


               3.  RTP (Real Time Transport Protocol)

                   Real  Time  Transport  Protocol  (RTP)  umumnya  digunakan  dalam  jaringan  IP.  RTP
                   dirancang untuk menyediakan fungsi transport jaringan ujung ke ujung untuk aplikasi yang

                   mengirimkan data real time, misalnya audio atau video, melalui layanan jaringan multicast

                   atau unicast.


               4.  SIP (Session Initiation Protocol)

                   Session Initiation Protocol (SIP) merupakan standar protocol  yang dipublikasikan oleh
                   Internet Engineering Task Force (IETF) sebagai RFC3261. SIP didesain untuk konektifitas

                   antara  user  dan  perangkat  dimanapun  dan  kapanpun  dalam  melakukan  pertukaran
                   informasi.  Saat  ini  HTTP  dan  SMTP  merupakan  dua  protokol  yang  paling  banyak

                   digunakan dalam proses pertukaran informasi, tetapi kedua protokol ini tidak dibuat untuk
                   memprovide aktifitas manusia secara esensial, hanya sebagai protokol yang mensupport

                   kegiatan tersebut. SIP menggabungkan kedua protokol tersebut ke dalam satu kesatuan

                   yaitu  menggunakan  pola  pertukaran  informasi  (message  exchange)  dari  HTTP,  format
                   message, dan encoding serta penggunaan skema URI (user@domain) seperti SMTP.



               BRIDGING

                       Bridge adalah sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan
               atau membuat sebuah segmen jaringan. Bridge juga dapat digunakan untuk menggabungkan

               dua buah media jaringan yang berbeda. Konsep bridge adalah menggabungkan 2 atau lebih

               interface ethernet atau sejenisnya sehingga seolah olah berada dalam 1 segmen jaringan yang
               sama layaknya switch. Dengan mengaktifkan mode bridge pada 2 buah interface, maka tidak

               perlu lagi memasang IP Address pada interface yang dijadikan sebagai bridge dan ini akan
               menonaktifkan  fungsi  routing  diantara  kedua  interface  tersebut.  Bridge  tidak  dapat  dibuat

               dengan interface yang bukan bertipe ethernet seperti serial, IPIP, PPPoE, dll.
   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74