Page 16 - E-CHEMMAGZ LAJU REAKSI ETNOSAINS MINANGKABAU
P. 16
LESSON 3
Karupuak Jangek
Karupuak Jangek atau yang biasa kita
sebut kerupuk kulit adalah salah satu
makanan ringan khas Minangkabau yang
bersumber dari kulit sapi pilihan yang
sudah diolah secara tradisional untuk
dapat kita konsumsi. Karupuak Jangek
umumnya di jual dengan 2 versi, yaitu
versi jadi atau yang sudah di goreng, dan
versi yang belum di goreng atau biasa di
sebut dengan latua. Latua adalah salah
satu proses pembuatan karupuak jangek,
karena karupuak jangek tidak akan bisa
lansung di goreng jadi, tanpa proses ini.
Kulit sapi yang sudah dicuci bersih dikeringkan sebelum dilakukan
pengikisan bulu. Untuk memudahkan pengikisan bulu, kulit akan dibakar
dengan api besar untuk membakar bulu-bulu yang melekat dikulit sapi
tersebut. Dicuci untuk dibersihkan setelah pembakaran. Setelah itu kulit
direbus dengan air mendidih. Untuk memudahkan mengikis bulu-bulu sisa
pembakaran. Suhu tinggi dari air mendidih dapat melonggarkan ikatan antara
bulu dan kulit, sehingga memudahkan proses pembersihan. Kulit diangkat
dan ditiriskan untuk dikikis dari sisa pembakaran bulu, lalu di potong kecil-
kecil untuk nantinya dijemur sampai kering. Kulit sapi yang sudah kering,
tidak bisa langsung di goreng.
Jangek mentah tersebut direndam dengan minyak
goreng dengan keadaan api kecil sampai mulai
mengembang separoh masak lalu angkat. Biarkan
minyak goreng sisa perendaman tersebut panas
dengan api yang sudah dibesarkan sebelumnya. Jika
minyak sudah panas, jangek yang ditiriskan tadi
dapat digoreng . 15