Page 118 - FULL SKRIPSI_MARLIN DWI ZULTARI_11160930000025
P. 118
TR3 0.321 0.519 0.531 0.412 0.511 0.526 0.471 0.827
TR4 0.397 0.58 0.488 0.467 0.484 0.55 0.483 0.877
TR5 0.462 0.554 0.448 0.382 0.514 0.569 0.545 0.807
Metode kedua adalah dengan menguji nilai Fornell Lacker Ceriterion yang
dilakukan dengan cara melihat akar dari AVE. nilai akar AVE untuk setiap variabel
harus lebih besar dari korelasi antara variabel dengan variabel lainnya dalam model.
Hasil dari metode Fornell Lacker Criterion dapat dilihat pada Tabel 4.14 dan dapat
diketahui bahwa nilai akar AVE lebih besar dari korelasi antar variabel dengan
variabel lainnya.
Tabel 4.14 Nilai Fornell Lacker Criterion
CF LT PM PR PU SF SQ TR
CF 0.867
LT 0.621 0.855
PM 0.464 0.605 0.922
PR 0.401 0.499 0.378 0.924
PU 0.436 0.568 0.558 0.441 0.786
SF 0.556 0.709 0.598 0.454 0.583 0.882
SQ 0.592 0.528 0.618 0.334 0.542 0.589 0.754
TR 0.438 0.65 0.563 0.505 0.569 0.625 0.585 0.824
Secara keseluruhan setelah melakukan analisis outer model dengan
menggunakan empat tahapan, dapat diketahui bahwa nilai dari setiap pengujian
tersebut telah memenuhi syarat atau standar dari setiap pengujiannya. Dari hasil
tersebut membuktikan bahwa model yang digunakan dalam penelitian ini telah
memiliki karakteristik yang baik dan dapat dilanjutkan ke tahap pengujian struktur
model (inner model). Nilai keseluruhan dari pengukuran outer model dapat dilihat
pada Tabel 4.15.
97

