Page 18 - E-MODUL FLUIDA DINAMIS
P. 18

Sebaliknya, aliran turbulen terjadi ketika kecepatan fluida

              meningkat  hingga  melebihi  nilai  tertentu,  sehingga  gerak

              partikel  fluida  menjadi  tidak  teratur.  Aliran  ini  ditandai  oleh

              lintasan  partikel  yang  saling  bersilangan  serta  munculnya

              pusaran-pusaran  kecil  di  berbagai  bagian  aliran.  Kondisi

              tersebut  terlihat  pada  Gambar  2  (b),  di  mana  aliran  fluida

              tampak  bergejolak  dan  tidak  mengikuti  lintasan  yang  rapi.

              Contoh  aliran  turbulen  dapat  dijumpai  pada  aliran  air  sungai

              yang  deras,  aliran  air  saat  keran  dibuka  penuh,  atau  aliran

              udara di sekitar benda yang bergerak cepat.
                    Untuk  memperdalam  dan  memperjelas  pemahamanmu

              terhadap  materi  aliran  laminar  dan  turbulen  yang  telah

              dijelaskan  sebelumnya,  amati  dengan  saksama  video  di

              bawah ini. Melalui video tersebut, kamu dapat melihat secara

              langsung perbedaan pola aliran fluida, sehingga konsep yang

              telah dipelajari tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga

              secara visual melalui fenomena nyata.


































               Tayangan 2. Video perbedaan aliran laminar dan turbulen.
               Sumber: https://youtu.be/MMkGpfm5Jns?si=DU-Bxdl1YbOHX7uf








             6
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23