Page 27 - E-MODUL FLUIDA DINAMIS
P. 27
Secara fisik, hal ini berarti bahwa ketika fluida melewati
bagian pipa yang lebih sempit (A₂ lebih kecil), kecepatannya
harus bertambah (v₂ lebih besar). Sebaliknya, pada bagian
pipa yang lebih lebar (A₁ lebih besar), kecepatan aliran menjadi
lebih kecil (v₁ lebih kecil). Dengan kata lain, kecepatan aliran
fluida berbanding terbalik dengan luas penampang pipa.
Peristiwa ini sebenarnya sering
kita temui dalam kehidupan sehari- INGAT
hari. Misalnya saat kita menutup
sebagian ujung selang air dengan Untuk fluida
inkompresibel (tak
jari. Ketika lubang keluarnya termampatkan), debit
dipersempit, air yang keluar justru aliran fluida di setiap
titik adalah tetap
memancar lebih jauh. Hal ini terjadi
karena luas penampang aliran
mengecil sehingga kecepatan air atau
meningkat.
15

