Page 31 - E-Module_Gelombang_Mekanik_XI
P. 31
Peristiwa difraksi dapat kamu lihat pada gambar 2.9. Besarnya difraksi dipengaruhi oleh
Panjang geombang, ukuran celah dan ukuran penghalang. Semakin besar ukuran penghalang
maka difraksi yang dihasilkan juga akan semakin besar sebaliknya jika ukuran celah lebih kecil
dibandingjan Panjang gelombang maka difraksi yang dihasikan akan semakin besar sedangkan
jika ukuran celah lebih besar daripada Panjang gelombang maka difraksi yang dihasilkan sedikit
atau tidak terlalu terlihat (Giancoli, 2014).
Persamaan difraksi dapat dituliskan sebagai berikut:
a. Persamaan difraksi celah tunggal
Pola Terang Pola gelap
1 sin = ∙ (2.11)
sin = ( + ) (2.9)
2
1 = ∙ (2,12)
= ( + ) (2.10)
2 n= 1,2,3, ……
n= 0,1,2,3, ……
b. Persamaan difraksi celah ganda (kisi)
Pola terang Pola gelap
1 1
= (N= konstanta Kisis) (2.13) sin = ( + ) (2.16)
2
1
sin = ∙ (2.14) = ( + ) (2.17)
2
= ∙ (2,15)
Keterangan:
= lebar celah (m) = jarak garis gelap/terang pusat (m)
= sudut difraksi = Jarak layar ke kisi (m)
= orde difraksi = Panjang gelombang cahaya (m)
c. Pelenturan Gelombang (Difraksi)
26