Page 37 - Sistem Kordinasi Terbaru_Neat
P. 37

B. Psikotropika




                                    Menurut Pasal 1 angka 1 UU No. 5 tahun 1997, psikotropika adalah




                             zat  atau  obat  baik  alamiah  maupun  sintesis  bukan  narkotika,  yang


                             berkasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat




                             yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.


                   C. Zat Adiktif


                             1) Alkohol




                                             Alkohol  merupakan  obat  luar  yang  merupakan  disinfektan  (dapat



                                       membunuh bakteri). Minuman yang mengandung alkohol dapat menekan dan



                                       memengaruhi  susunan  saraf  pusat.  Apabila  alkohol  dikonsumsi  bersamaan



                                       dengan  narkotika  atau  psikotropika,  alkohol  dapat  memperkuat  pengaruh



                                       narkotika  atau  psikotropika  dalam  tubuh.  Minuman  beralkohol  digolongkan



                                       dalam tiga golongan berikut.



                                       a)    Golongan A: kadar alkohol 1-5%, contoh bir.



                                       b)    Golongan B: kadar alkohol 5-20%, contoh berbagai minuman anggur.



                                       c)    Golongan C: kadar alkohol 20-45% contoh whisky, vodca, dan manson



                                       house.



                             2) Inhalasi (Gas yang Dihirup) dan Sloven (Zat Pelarut)




                                               Inhalasi  dan  sloven  merupakan  senyawa  kimia  yang  sifatnya  mudah



                                       menguap,  yang  terdapat  pada  berbagai  barang  keperluan  rumah  tangga.



                                       Beberapa barang tersebut seperti: lem, tiner, penghapus cat kuku, dan bensin.


                             3) Bahan penikmat




                                             Bahan seperti tembaku, kopi, teh, dan coklat berturut-turut mengandung



                                       zat penikmat nikotin, kafein, tien, dan teobromin. Zat-zat penikmat tersebut



                                       dapat menimbulkan adiksi fisiologis. Oleh karena itu dianjurkan untuk tidak



                                       mengkonsumsi bahan tersebut setiap hari.




















































                                      Back                                                                                                                                                          Next












                                                                                                                                                                   E-Modul Pembelajaran Biologi
   32   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42