Page 22 - C:\Users\HP\Documents\Flip PDF Professional\Salinan dari EBOOK NUR AMALIA\
P. 22
EBOOK BIOLOGI BERBASIS KONTEKSTUAL
Sistem Peredaran Darah
b). Golongan Darah Sistem Rhesus (Rh)
Selain sistem ABO, dalam penentuan golongan darah manusia dapat pula
menggunakan sistem Rhesus (Rh). Reshus atau Rh merupakan antigen lain yang
terdapat pada sel darah merah. Istilah Rh berasal dari “rhesus”, karena antigen ini
pertama kali ditemukan tahun 1940 oleh Landsteiner dan A.S. Wenner di dalam
darah kera Mocacus rhesus. Sel darah yang memiliki antigen Rh disebut (Rhesus
positif), sedangkan yang tidak memiliki antigen Rh disebut (Rhesus negatif).
Apabila orang yang memiliki darah Rh negatif ditransfusi dengan darah Rh
positif ( ), orang bergolongan darah Rh negatif ( ) tersebut dengan segera akan
membentuk antibodi anti-Rh, sehingga terjadi aglutinasi darah.
Masalah akan timbul jika seorang ibu berdarah Rh negatif mengandung bayi
dengan darah Rh positif. Meskipun sistem peredaran darah ibu dan anak terpisah,
namun acapkali ada sedikit sel-sel darah yang masuk pada sistem peredaran darah
ibu melalui plasenta. Kejadian ini biasanya terjadi pada saat terakhir kehamilan.
Untuk merespons sel darah yang asing tersebut, darah ibu akan membentuk
antibodi. Antibodi tersebut masuk ke dalam sistem peredaran darah bayi melalui
plasenta. Darah bayi merupakan protein asing (antigen) bagi antibodi, sehingga
antibodi akan bereaksi terhadap darah bayi, akibatnya terjadi aglutinasi. Adanya
aglutinasi dalam sel darah akan menyebabkan anemia, dan nama penyakit tersebut
dinamakan eritroblastosis foetalis. Apabila penyakit ini tidak bisa ditangani, bayi bisa
mengalami kematian.
Tabel 5.1 Golongan Darah Rhesus dengan Antigen/Aglutinogen
dan Aglutinin/Antibodi
Golongan Darah Antigen/Aglutinogen Aglutinin/Antibodi
Rhesus positif ( ) ada antigen Rhesus ada antibodi
anti -Rh
Rhesus negatif ( ) tidak ada antigen tidak ada antibodi
Rhesus anti -Rh
b). Transfusi Darah
Saat seseorang mengalami kekurangan darah, baik karena kecelakan atau
pasca operasi, membutuhkan tambahan darah dari orang lain sehingga jumlah
darah dalam tubuhnya normal kembali. Karena itu, dibutuhkan proses tersendiri
untuk memasukkan darah ke dalam tubuh orang tersebut. Proses memasukkan
darah milik seseorang ke dalam tubuh orang lain dinamakan transfusi darah.
20 EBOOK BIOLOGI KELAS XI SMA/MA