Page 29 - C:\Users\fadhl\OneDrive\Documents\Flip PDF Professional\e-modul berbasis model RADEC\
P. 29
Berdasarkan ketentuan tersebut maka urutan pengisian atau
konfigurasi elektron mengikuti tanda panah pada Gambar 2.1 berikut.
Gambar 24. Konfigurasi Elektron
Miskonsepsi Sumber: http://bitly.ws/zvbA
Elektron-elektron
tersebar dan Berdasarkan Gambar di atas, urutan konfigurasi elektron dapat
ditempatkan mulai
dari orbital ditulis sebagai berikut
berenergi tinggi ke 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 5s 4p … dan seterusnya.
2
10
2
2
6
2
6
2
6
orbital berenergi
Secara umum, makna dari konfigurasi elektron di atas dapat
rendah
digambarkan sebagai berikut.
nx m n = jumlah kulit
Leader Concept x = subkulit (s, p, d, f)
Elektron-elektron m= jumlah elektron
tersebar dan
ditempatkan mulai Jumlah elektron yang ditulis dalam konfigurasi elektron
dari orbital merupakan jumlah elektron maksimum dari subkulit tersebut kecuali
berenergi rendah ke
orbital berenergi pada bagian terakhirnya yang ditulis adalah jumlah elektron sisanya.
tinggi 2. Aturan Hund
Friedrich Hund (1927), seorang ahli fisika dari Jerman
mengemukakan aturan pengisian elektron pada orbital, yaitu orbital-
orbital dengan energi yang sama, masing-masing orbital diisi lebih
dahulu oleh satu elektron dengan arah spin yang sama kemudian
elektron akan memasuki orbital-orbital secara berurutan dengan arah
spin yang berlawanan. Dengan kata lain, dalam subkulit yang sama
semua orbital masing-masig terisi satu elektron terlebih dengan arah
Kimia Kelas X-Struktur Atom
21