Page 32 - file bersatu jadi satu kesatuan inna edit_Neat
P. 32
26
dan harganya murah, cara pembuatannya mudah, dan penggunaannya tidak sulit.
Contoh media sederhana adalah bagan, grafik, sketsa, boneka tangan, dan lain-
lain.Media kompleks adalah media yang bahan dan alat pembuatannya sulit diperoleh
serta harganya mahal, sulit membuatnya, dan penggunaannya memerlukan keterampilan
yang memadai. Contoh media kompleks adalah slide bersuara, film, video, siaran radio,
dan lain-lain.
Ditinjau dari kesiapan pengadaannya, media
dibagi menjadi dua macam atau jenis, yaitu media
jadi karena sudah merupakan komoditi perdagangan
dan terdapat di pasaran luas dalam keadaan siap
pakai (media by utilization), dan media rancangan
karena perlu dirancang dan dipersiapkan secara
khusus untuk maksud atau tujuan pembelajaran
tertentu ( media by design). Contoh media by
utilization adalah atlas, peta, tiruan rangka manusia,
yang dijual di toko-toko dan guru tinggal membeli Gambar 3.7 Tiruan Rangka
dan menggunakan media tersebut dalam Manusia yang Dijual di Toko
pembelajaran. merupakan Media by Utilization
Berikut ini diuraikan klasifikasi media pembelajaran menurut beberapa ahli
1. Klasifikasi Menurut Wilbur Schramm
Dari segi kompleksitas dan besarnya biaya, Schramm membedakan antara media
rumit dan mahal (big media) dan media sederhana (little media). Contoh big media
adalah video pembelajaran dan siaran televisi pendidikan. Contoh little media
adalah gambar binatang, sketsa perkembangbiakan katak. Schramm juga
menggelompokkan media menurut kemampuan daya liputnya, yaitu: 1) liputan
luas dan serempak seperti TV, Radio, dan faxsimile, 2) liputan terbatas pada
tempat/ruangan seperti film, video, slide, poster audio tape, dan sebagainya, 3)
media untuk belajar individual (mandiri) seperti buku, modul, program belajar
dengan komputer dan telepon
2. Klasifikasi Menurut Gagne
Gagne mengelompokkan media menjadi tujuh kelompok, yaitu: 1) benda untuk
didemonstrasikan, 2) komunikasi lisan, 3) media cetak, 4) gambar diam, 5)
gambar gerak, 6) film bersuara, dan 7) mesin belajar. Ketujuh kelompok media
pembelajaran ini memiliki fungsi menurut hierarki belajar yang dikembangkan,
yaitu: 1) pelontar stimulus, 2) penarik minat, 3) contoh perilaku belajar, 4)
memberi kondisi eksternal, 5) menuntun cara berpikir, 6) memasukkan alih ilmu,
7) menilai prestasi dan pemberi umpan balik.
3. Klasifikasi Menurut Allen
Allen mengelompokkan media menjadi sembilan kelompok, yakni: 1) visual
diam, 2) film, 3) televisi, 4) obyek tiga dimensi, 5) rekaman, 6) pelajaran
terprogram, 7) demonstrasi, 8) buku teks, dan 9) sajian lisan. Allen juga
mengaitkan antara jenis media pembelajaran dengan tujuan yang ingin dicapai.
4. Klasifikasi Menurut Gerlach dan Ely