Page 301 - IPA-8
P. 301

Rangkuman


                      1.  Darah  merupakan  jaringan  pengikat yang berwujud  cair  dan
                         tersusun atas dua komponen utama yaitu plasma dan elemen
                         seluler,  yaitu sel  darah merah (eritrosit), sel  darah putih
                         (leukosit), dan keping darah (trombosit).
                      2.  Plasma darah tersusun atas 91,5% air (H O) dan 8,5% zat-zat
                                                                      2
                         terlarut. Zat-zat terlarut tersebut tersusun atas protein (albumin,
                         fibrinogen, dan globulin) dan zat-zat lain (sari makanan, mineral,
                         hormon, antibodi, dan zat sisa metabolisme).
                      3.  Hemoglobin dalam eritrosit berfungsi untuk mengangkut
                         oksigen dari paru-paru ke sel-sel seluruh tubuh dalam bentuk
                         oksihemoglobin dan mengangkut karbon  dioksida dari sel-sel
                         tubuh ke paru-paru  dalam bentuk karbaminohemoglobin.
                      4.  Sel darah putih berfungsi untuk melawan kuman/bibit penyakit
                         yang masuk ke dalam tubuh, baik melalui fagositosis maupun
                         dengan membentuk antibodi.
                      5.  Keping  darah berfungsi  untuk  proses  pembekuan  darah saat
                         terjadinya luka.
                      6.  Darah dapat  dikelompokkan berdasar sistem  ABO, sistem
                         Rhesus (Rh), dan sistem MN. Sistem ABO dan Rh merupakan
                         sistem penggolongan darah yang sering digunakan.
                      7.  Jantung berfungsi untuk memompa darah. Jantung terdiri atas
                         4  ruangan, yaitu  serambi (atrium) kiri dan  serambi (atrium)
                         kanan serta  bilik (ventrikel) kiri dan bilik (ventrikel)  kanan.
                      8.  Pembuluh darah dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu pembuluh
                         nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan kapiler.
                      9.  Peredaran darah kecil dimulai dari jantung (bilik kanan) menuju
                         ke paru-paru kemudian kembali lagi ke jantung (serambi kiri).
                         Peredaran darah besar dimulai dari jantung (bilik kiri) menuju
                         ke  seluruh tubuh  kemudian  kembali  ke  jantung  lagi  (serambi
                         kanan).
                      10. Faktor yang memengaruhi frekuensi denyut jantung di antaranya
                         adalah  kegiatan atau aktivitas tubuh, jenis kelamin, suhu tubuh,
                         umur, dan  komposisi ion.
                      11. Gangguan pada sistem  peredaran darah antara  lain:  jantung
                         koroner, stroke, varises, anemia, hipotensi, dan hipertensi.






                                                                                           281
                         Ilmu Pengetahuan Alam
   296   297   298   299   300   301   302   303   304   305   306