Page 42 - E-modul Biologi Berorientasi UoS dan Literasi Sains FIX
P. 42

E-MODUL BIOLOGI


                   1.  Penyaringan Darah (Filtrasi)

                              Filtrasi  yaitu  tahap  pertama  pembentukan  urin  dan  merupakan  proses
                       penyaringan darah yang terjadi di antara glomerulus dan kapsula Bowman. Darah

                       yang  mengalir  akan  disaring  di  dalam  glomerulus  setiap  5  menit  sekali.  Hasil

                       filtrasi disebut filtrat glomerulus atau urin primer yang mengandung H2O, dan
                       zat-zat  seperti  glukosa,  klorida,  natrium,  kalium,  fosfat,  urea,  asam  urat  dan

                       kreatinin. Filtrat ini akan dipindahkan melalui tubulus kontortus proksimal dan

                       lengkung henle (reabsorpsi), tubulus kontortus distal (augmentasi), lalu menuju
                       tubulus pengumpul.
                   2.  Penyerapan Kembali (Reabsorpsi)


                              Reabsorpsi yaitu proses zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh akan diserap
                       kembali  dan  dimasukkan  ke  dalam  aliran  darah  yang  terjadi  pada  tubulus

                       kontortus  proksimal  dan  lengkung  henle.  Urin  primer  yang  dihasilkan  dari

                       kapsula Bowman, memasuki tubulus kontortus proksimal. Titik pertautan antara
                       kapiler yang melingkupi tubulus, diserap glukosa dan asam amino serta ion Na+.

                       Urin primer yang memasuki lengkung Henle telah lebih isotonik dengan darah di
                       kapiler. Pada lengkung henle terjadi penyerapan garam NaCl dan air. Hasil proses

                       reabsorpsi terbentuk urin sekunder.
                   3.  Pengumpulan (Augmentasi)

                              Augmentasi yaitu tahap akhir pembentukan urin yang terjadi di tubulus

                       kontortus  distal  dan  kolektivus  (pengumpul).  Urin  sekunder  dari  tubulus

                       kontortus distal akan memasuki tubulus pengumpul.  Tubulus ini masih terjadi
                       penyerapan kembali air, garam NaCl, dan urea sehingga terbentuk urin yang harus

                       dibuang dari tubuh. Dari tubulus pengumpul, urin memasuki pelvis renalis, lalu
                       mengalir menuju ureter menuju kandung kemih (vesika urinaria). Ketika kandung

                       kemih penuh, manusia akan merasakan keinginan untuk buang air kecil sehingga

                       terbentuk urin sebenarnya yang harus dibuang oleh tubuh (Kusuma, 2020).











                                                                                  KELAS XI SMA/MA  41
   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47