Page 43 - E-modul Biologi Berorientasi UoS dan Literasi Sains FIX
P. 43

E-MODUL BIOLOGI


               2.4  FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI URIN

                              Jumlah urine yang dikeluarkan manusia setiap harinya tidak sama. Banyak
                       sedikitnya urin yang dikeluarkan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain :

                     a.  Jumlah air yang diminum. Apabila banyak minum, maka konsentrasi protein

                         darah  akan  turun,  sehingga  tekanan  koloid  protein  juga  menurun.  Hal  ini
                         menyebabkan tekanan filtrasi menjadi kurang efektif.

                     b.  Saraf.  Rangsangan  saraf  renalis  menyebabkan  sempitnya  pembuluh  darah

                         menuju  glomelurus  sehingga  air  dan  darah  ke  glomelurus  berkurang,  serta
                         tekanan berkurang. Oleh karena itu, proses filtrasi menjadi kurang efektif.

                     c.  Hormon  Antidiuretik  (ADH).  ADH  adalah  hormon  yang  mempengaruhi

                         penyerapan air oleh dinding tubulus yang dihasilkan oleh hipofisis posterior.
                         Jika  kadar  ADH  darah  naik,  maka  penyerapan  air  oleh  dinding  tubulus

                         meningkat sehingga jumlah urine sedikit. Jika kadar ADH darah turun, maka

                         penyerapan air oleh dinding tubulus menurun sehingga jumlah urine banyak.
                     d.  Kadar Garam. Kadar garam yang harus berlebih dikeluarkan dari darah agar

                         tekanan osmotiknya tetap.
                     e.  Penyakit  Diabetes.  Seseorang  yang  menderita  diabetes  melitus  (kencing

                         manis), pengeluaran glukosa diikuti pula oleh kenaikan volume urine.

                     f.  Suhu. Jika suhu internal dan eksternal naik di atas normal, maka kecepatan
                         respirasi  meningkat.  Hal  ini  menyebabkan  pembuluh  kutaneus  melebar

                         sehingga cairan tubuh berdifusi dari kapiler ke permukaan kulit. Saat volume

                         air  dalam  tubuh  menurun,  ADH  disekresikan  sehingga  reabsorpsi  air
                         meningkat.  Di  samping  itu,  peningkatan  suhu  merangsang  pembuluh

                         abdominal  mengerut sehingga  aliran darah di  glomelurus dan filtrasi turun.
                         Meningkatnya  reabsorpsi  dan  berkurangnya  aliran  darah  di  glomelurus

                         mengurangi volume urin. Itulah sebabnya jika cuaca panas, jarang buang air.















                                                                                  KELAS XI SMA/MA  42
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48