Page 22 - E-BOOK EKOSISTEM LEAF_Neat
P. 22
Komponen Ekosistem
Dalam pembelajaran yang berorientasi Education for Sustainable
Development (ESD), topografi dikaitkan dengan kondisi lingkungan di
sekitar kita. Daerah pegunungan, dataran rendah, dan wilayah pesisir
memiliki karakteristik ekosistem yang berbeda, sehingga perlu dikelola
sesuai dengan kondisi alamnya agar keseimbangan ekosistem tetap
terjaga dan mendukung keberlanjutan kehidupan.
G. Iklim
Iklim adalah kondisi cuaca rata-rata di suatu
wilayah yang luas dalam jangka waktu yang
lama, yaitu sekitar 30 tahun. Iklim terbentuk
dari interaksi berbagai komponen abiotik,
seperti suhu udara, curah hujan, kelembapan
udara, dan cahaya matahari.
Gambar 1.9
Sumber: Canva.com
Iklim memiliki hubungan yang erat dengan kehidupan makhluk hidup. Jenis
tumbuhan yang tumbuh di suatu wilayah serta tingkat kesuburan tanah
sangat dipengaruhi oleh kondisi iklim. Perbedaan iklim menyebabkan
perbedaan ekosistem yang terbentuk di berbagai daerah.
Dalam pembelajaran yang berorientasi Education for Sustainable
Development (ESD), iklim dikaitkan dengan kondisi lingkungan di sekitar kita.
Salah satu contoh nyata adalah perubahan iklim global yang menyebabkan
peningkatan suhu dan perubahan pola curah hujan. Kondisi ini dapat
mengakibatkan kekeringan di beberapa wilayah, penurunan hasil pertanian,
serta terganggunya keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, diperlukan
upaya untuk menjaga kestabilan kondisi lingkungan, seperti mengurangi
aktivitas yang dapat memperparah perubahan iklim, menjaga kelestarian
tumbuhan, serta menggunakan sumber daya alam secara bijak agar tetap
mendukung keberlanjutan kehidupan.
10

