Page 25 - E-BOOK EKOSISTEM LEAF_Neat
P. 25
Komponen Ekosistem
Kerusakan habitat, seperti rusaknya padang rumput atau
terfragmentasinya hutan akibat aktivitas manusia, dapat menyebabkan
hewan kehilangan sumber makanan dan tempat hidup. Oleh karena itu,
menjaga habitat alami dan mengurangi perubahan lahan yang
merusak sangat penting agar hubungan antar konsumen tetap terjaga
dan keseimbangan ekosistem dapat berlangsung secara berkelanjutan.
C. Dekomposer
Dekomposer adalah makhluk hidup yang
berperan menguraikan sisa-sisa makhluk
hidup menjadi zat hara yang dapat
dikembalikan ke tanah. Contoh dekomposer
antara lain jamur, bakteri, dan cacing tanah.
Proses penguraian ini sangat penting
karena membantu menjaga kesuburan
tanah dan mendukung pertumbuhan
tumbuhan.
Gambar 1.12
Sumber: Canva.com
Keberadaan dekomposer memungkinkan zat-zat organik yang berasal
dari makhluk hidup mati dan sisa-sisa organisme dimanfaatkan
kembali oleh lingkungan. Tanpa peran dekomposer, sisa makhluk hidup
akan menumpuk dan mengganggu keseimbangan ekosistem (Djohar,
2017).
Dalam pembelajaran yang berorientasi Education for Sustainable
Development (ESD), peran dekomposer dikaitkan dengan cara
manusia mengelola lingkungan. Pencemaran tanah dan penggunaan
bahan kimia secara berlebihan dapat mengurangi jumlah
dekomposer. Oleh karena itu, upaya seperti mengelola sampah
organik, membuat kompos, dan menjaga tanah dari bahan kimia
berbahaya dapat membantu mempertahankan peran dekomposer
dalam mendukung keberlanjutan ekosistem.
13

