Page 43 - E-BOOK EKOSISTEM LEAF_Neat
P. 43
Aliran Energi dalam Ekosistem
Selain itu, terdapat dua tipe dasar rantai makanan. Pertama, rantai makanan
rerumputan (grazing food chain), yaitu rantai yang dimulai dari tumbuhan
sebagai produsen, misalnya rumput → belalang → tikus → ular. Kedua, rantai
makanan detritus, yaitu rantai yang dimulai dari sisa organisme atau bahan
organik mati (detritus), misalnya serasah daun → cacing tanah → ayam →
manusia.
Jaring-jaring Makanan
Rantai makanan merupakan gambaran sederhana mengenai aliran energi dan
materi melalui proses makan dan dimakan dalam suatu ekosistem. Namun, dalam
kenyataannya, suatu ekosistem tidak hanya memiliki satu rantai makanan. Hal ini
disebabkan oleh adanya keterkaitan yang kompleks, di mana satu jenis produsen
dapat dimanfaatkan oleh berbagai herbivora, dan satu herbivora juga dapat
mengonsumsi lebih dari satu jenis produsen. Oleh karena itu, hubungan makan
dan dimakan tidak bersifat tunggal, melainkan saling terhubung membentuk
jaring-jaring makanan. Jaring-jaring makanan merupakan kumpulan berbagai
rantai makanan yang saling berinteraksi dalam suatu ekosistem.
Perbedaan antara rantai makanan dan
jaring-jaring makanan terletak pada
tingkat kompleksitasnya. Rantai
makanan bersifat linear karena hanya
menunjukkan satu jalur perpindahan
energi, sedangkan jaring-jaring
makanan bersifat lebih kompleks karena
melibatkan berbagai jalur yang saling
berhubungan.
Gambar 1.31
Sumber: kibrispdr.org
31

