Page 70 - E-BOOK EKOSISTEM LEAF_Neat
P. 70

Daur Biogeokimia






          2. Daur karbon



        Karbon  merupakan  unsur  esensial  bagi  kehidupan  di  Bumi.  Seluruh  organisme,

        baik tumbuhan maupun hewan, memanfaatkan karbon sebagai penyusun utama
        tubuh  dan  sebagai  pendukung  berbagai  proses  biologis.  Namun,  karbon  tidak

        hanya tersimpan di dalam makhluk hidup. Unsur ini terus berpindah dan beredar
        di  alam  melalui  suatu  mekanisme  yang  dikenal  sebagai  daur  karbon.  Dalam

        proses  tersebut,  karbon  bergerak  melibatkan  berbagai  komponen  ekosistem,

        seperti  atmosfer,  perairan,  tanah,  dan  organisme  hidup.  Melalui  daur  karbon
        inilah keseimbangan lingkungan dapat terjaga dan keberlangsungan kehidupan

        di Bumi terus didukung.


                                                        Daur  karbon  merupakan  salah  satu  daur

                                                        biogeokimia  yang  melibatkan  pertukaran
                                                        karbon  antara  biosfer,  geosfer,  hidrosfer,

                                                        dan      atmosfer.       Di     atmosfer,       karbon
                                                        sebagian  besar  berada  dalam  bentuk  gas

                                                        karbon        dioksida        (CO₂).        Gas       ini
                                                        dimanfaatkan oleh tumbuhan dalam proses

                                                        fotosintesis yang menghasilkan oksigen, zat
                                                        penting        yang      menunjang          kehidupan

                                                        makhluk  hidup  di  Bumi  (Widodo  et  al.,
                                                        2021).
         Gambar 3.4
     Sumber: Urry et al., 2020
        Karbon tersimpan dalam berbagai reservoir utama, antara lain bahan bakar fosil,

        tanah, sedimen perairan, lautan dalam bentuk senyawa karbon terlarut, biomassa
        tumbuhan dan hewan, serta atmosfer sebagai CO₂ (Urry et al., 2020).  Proses

        utama  dalam  daur  karbon  adalah  fotosintesis  oleh  tumbuhan  dan  fitoplankton
        yang  setiap  tahun  memindahkan  sejumlah  besar  CO₂  dari  atmosfer.  Jumlah

        karbon  yang  diserap  melalui  proses  ini  relatif  seimbang  dengan  CO₂  yang
        dilepaskan  kembali  ke  atmosfer  melalui  respirasi  seluler  oleh  produsen  dan

        konsumen.  Dalam  skala  waktu  geologis,  aktivitas  gunung  berapi  juga  menjadi
        sumber  pelepasan  CO₂  yang  cukup  signifikan.  Selain  itu,  pembakaran  bahan

        bakar fosil oleh manusia turut menambah konsentrasi CO₂ di atmosfer (Urry et al.,
        2020).

                                                           58
   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75